Rabu, 18 Januari 2017

Ditemukan, 24 Ribu Pemilih Potensial Bukan Warga DKI

Ist.
Beritabatavia.com - KEPALA Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadis Dukcapil) DKI Jakarta, Edison Sianturi menduga terdapat 24 ribu pemilih potensial yang tidak masuk dalam calon pemilih Pilkada DKI bukan warga Jakarta. Pasalnya, puluhan ribu orang tersebut tidak tercatat dalam database Dukcapil DKI. "24 ribu itu bukan penduduk DKI Jakarta, belum tentu juga penduduk DKI," kata Edison, Rabu (18/1).

Edison menjelaskan, temuan ini diperoleh dari hasil verifikasi 504.610 pemilih potensial yang belum memiliki KTP elektronik (e-KTP). Dari jumlah tersebut, 337.234 masuk dalam data kependudukan dan 114.294 tidak masuk ke database. Sementara 24.034 dicoret atau tidak terdaftar sebagai warga DKI Jakarta. "Sekitar 500 ribu, itu terverifikasi ternyata didapatkan 24 ribu tidak terdaftar di data base kita," tuturnya,

Dia menambahkan, KPU DKI memberikan dua data ke Dukcapil yakni Daftar Pemilih Tetap untuk pemilihan presiden 2014 lalu serta data pemilih Pilkada DKI 2017. Menurut Edison, angka 24 ribu masuk ke dalam DPT Pilpres sebab seluruh warga diberikan kesempatan menggunakan hak pilihnya.

"Kalau pilpres itu kan seluruh Indonesia memilih tapi kalau untuk gubernurnya kan hanya penduduk DKI Jakarta. Jadi saat itu mereka memberikan data ke kita semua, ya kita verifikais dong, terjawablah 24 ribu itu tidak ada di data base kependudukan kita. Jadi, kemungkinan saja mereka saat pilpres semuanya memilih," ungkap Edison.

Terkait problem perbaikan data pemilih potensial, Edison mengatakan hal tersebut merupakan ranah KPU DKI. Pihaknya, hanya berwenang melakukan verifikasi data sesuai permintan KPU. o mio

Berita Terpopuler