Kamis, 06 Juli 2017

Tragis, 31 Perusahaan Taksi Gulung Tikar

Ist.
Beritabatavia.com - KEHADIRAN taksi online, memang memberi warna baru bagi transportasi di Indonesia. Taksi online mendapat apresiasi dari sebagian masyarakat lantaran dianggap mempermudah pemenuhan kebutuhan transportasi. Sayang, kehadiran taksi online juga menghantam para pemain lama atau taksi konvensional.

Ketua DPD Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan mengatakan, di Jakarta saja dari 35 perusahaan taksi hanya empat yang saat ini bertahan. "Di Jakarta ini dari 35 perusahaan taksi, sekarang yang eksis empat perusahaan," kata dia seperti dikutip laman Liputan6.com di Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Padahal, lanjut dia, perusahaan taksi itu lama berbisnis di Indonesia. Namun, gugur hanya dalam tempo dua tahun sejak merebaknya taksi online. "Terakhir 2016 tinggal empat perusahaan, (dari tahun) 2014, akhir 2013 sampai 2014 itu terdaftar 35 perusahaan. Saat sekarang empat perusahaan eksis, bayangkan 31 perusahaan ambruk," ujar dia.

Padahal, perusahaan taksi ini menghidupi ribuan tenaga kerja. Karena kalah saing, perusahaan taksi pun terpaksa merumahkan ribuan karyawan tersebut. "Operator taksi ini sektor yang membuat lapangan pekerjaan. Ambruknya perusahaan itu menimbulkan pengangguran enggak? Ya pasti," tutur dia.

Dia mengapresiasi langkah pemerintah karena menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Tidak dalam Trayek. Payung hukum ini mengatur operasional taksi online termasuk di dalamnya masalah tarif.

Adanya aturan, sambung dia, memberikan kesetaraan terhadap pelaku bisnis. Kemudian, memberikan jaminan pada konsumen angkutan umum.
"Tujuannya apa yang diterbitkan oleh pemerintah, adalah pertama untuk menjaga kesetaraan angkutan umum, persaingannya lebih sehat. Kedua menjaga kepentingan konsumen, kalau biasa misal bayar Rp 40-50 ribu, giliran peak hour Rp 150-200 ribu. Jadi enggak terjamin konsumen, padahal ada perlindungan konsumen. Pemerintah menjaga itu semua," tutur dia. o leo