Jumat, 07 Juli 2017

Arie Kriting Kena Garuk Satpol PP

Ist.
Beritabatavia.com - ARIE Keriting artis Komedian jebolan Stund Up Comedy Indonesia (SUCI) 3 asal Kendari, Sulawesi Tenggara ikut terkena razia yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Balikpapan, Kamis (6/7/2017) petang. Arie menumpang kapal KM Lambelu yang ditumpanginya dari Bau Bau, Sulawesi Tenggara bersama ribuan penumpang di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Pendatang atau penumpang yang datang di Balikpapan wajib membawa KTP surat pengantar dari RT di tempat tinggalnya. Untungnya Arie hanya didata KTPnya karena ada penjaminnya di Balikpapan. “Saya kebetulan dijemput saudara saya. Ada sepupu yang mau nikahan disini,” ujarnya usai pendataaan kependudukan oleh Pol PP, Jumat (7/7/2017)

Kehadirin Arie yang memiliki nama resmi Satriadin Maharinga Djongki ternyata banyak dikenali media, penumpang, termasuk anggota Pol PP. Kehadiran Arie dijadikan momen bagi mereka untuk berfoto bersama. "Tolong fotoin mas. Ayo mas Arie kita foto dulu," pinta seorang petugas yang berada di meja pendataan.

Seorang calon penumpang yang melihat kesempatan ini buru-buru menyorongkan hp kamera untuk berfoto. "Mas Arie, mas Arie, minta foto bareng sebentar mas ya mas. Kapan lagi bisa begini," ucap seorang penumpang.

Setelah dilakukan pendataan, pria yang memulai karir stand upnya bersama komunitas Stand Up Indo Malang itu kemudian melanjutkan perjalannya ke rumah keluarganya di Balikpapan

Sebanyak 113 penumpang kapal KM Lambelu tujuan Kota Balikpapan terjaring razia yustisi yang digelar Satpol PP Kota Balikpapan di pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Kepala Satpol PP Balikpapan Freddy Pasaribu mengatakan razia tersebut perlu dilakukan untuk menyaring setiap warga yang masuk ke Kota Balikpapan. Sehingga diharapkan, para warga yang masuk ke wilayah kota minyak itu mempunyai tujuan yang jelas.

Freddy yang memimpin operasi tersebut mengatakan  para penumpang tujuan Balikpapan yang terjaring razia itu kemudian dilakukan penahanan terhadap kartu identitasnya.

"Kami tahan identitasnya, karena bukan warga Balikpapan. Kemudian kami kasihkan tanda bukti penahanan. Nanti kalau ada penjaminnya baru kami kembalikan kartu identitasnya. Sejauh ini kami juga telah menahan 6 identitas penjamin sebagai bukti. Nanti kan para penumpang harus melaporkan ke RT setempat. Jika tidak memenuhi kewajibannya maka kita kenakan tipiring dan harus ikut sidang," jelas Freddy. o day