Selasa, 11 Juli 2017

Jenderal Tito Ingin Pensiun, Ada Apa ?

Ist.
Beritabatavia.com - Setelah menjalani karir selama 30 tahun dan satu tahun menjabat sebagai Kapolri.Jenderal Tito Karnavian, tepatnya saat pelaksanaan HUT Bhayangkara ke 71, Senin 10 Juli 2017 menyampaikan keinginannya untuk pensiun dini. Meskipun masa pensiunnya masih lima tahun lagi tepatnya pada 2022.

Keinginan pensiun dini Jenderal Tito Karnavian tentu mengejutkan sehingga menjadi perhatian sekaligus menuai pertanyaan publik, ada apa ? Memang, tidak setiap Kapolri mau menyampaikan pernyataan tentang apa yang dirasakan setelah resmi dilantik sebagai orang nomor satu dilingkungan Polri. Meskipun ada, tetapi lebih pada pembicaraan yang mengundang tawa. Seperti candaan Jenderal Bimantoro setelah dilantik menjadi Kapolri beberapa tahun silam. Bimantoro mengaku baru sadar sudah menjadi Kapolri, setelah tidak lagi pernah terjebak kemacetan. Bahkan dari Mabes Polri menuju Istana Negara ditempuh hanya sepuluh menit. Jenderal Bimantoro hanya ingin menyampaikan bahwa Kapolri itu memiliki fasilitas dan kemudahan dari pejabat lainnya.

Pernyataan Jenderal Tito untuk pensiun dini yang dilansir Pos Kota, beraroma kegelisahan yang dialaminya sejak menjabat sebagai Kapolri pada 13 Juni 2016 silam.  Jenderal Tito Karnavian berharap diberikan kesempatan untuk memilih agar tidak menjabat sebagai Kapolri hingga 2022. Selain terlalu lama, Tito juga mengaku tidak baik bagi organisasi maupun untuk dirinya sendiri. Jenderal Tito mengakui, apabila masa jabatannya terus berlangsung hingga 2022, maka anggota Polri akan bosan terhadap dirinya. Sehingga organisasi Polri perlu penyegaran dan dirinya harus segera mengajukan pensiun dini.

Lulusan terbaik AKPOL 1987 itu juga mengakui, jadi Kapolri itu penuh dengan kehidupan stress full. Kapolri itu dihadapkan dengan banyak persoalan ditambah tekanan-tekanan dari berbagai pihak. Sehingga kehilangan hak untuk bisa menikmati hidup bersama keluarga dengan kehidupan less stress full.

Jenderal Tito Karnavian mengatakan akan menunggu waktu yang tepat untuk menyampaikan keinginannya dengan  mengajukan pensiun dini kepada Presiden. Bahkan Jenderal Tito sudah menentukan pilihan sebagai pembicara di dunia pendidikan setelah pensiun dini.

Bukan hanya pernyataan Jenderal Tito Karnavian yang  mengejutkan, pengangkatan dirinya sebagai Kapolri pada 13 Juni 2016 silam juga mengejutkan. Seperti diketahui, Tito Karnavian dilantik sebagai Kapolri saat menjabat Kepala BNPT dengan Komisaris Jenderal atau bintang tiga termuda di lingkungan Polri. Saat itu, nama Tito Karnavian tidak termasuk sebagai calon yang diajukan oleh Mabes Polri untuk menggantikan Kapolri Badroedin Haiti yang memasuki masa pensiun.
 
Tetapi Presiden Jokowi melantiknya sebagai Kapolri setelah dinyatakan lolos menjalani proses fit and profer test di DPR. Banyak kalangan yang menilai Tito Karnavian akan mengalami kendala menjadi Kapolri.Sebab senioritas masih menjadi tradisi yang tetap berlaku di lingkungan Polri dan militer. Seorang junior masih memiliki perasaan sungkan jika memimpin seniornya. Sementara hampir semua posisi strategis dilingkungan Polri masih dijabat oleh perwira tinggi yang merupakan senior Jenderal Tito Karnavian.

Sehingga alasan Jenderal Tito Karnavian untuk mengajukan pensiun dini masih menjadi pertanyaan publik. Benarkah Jenderal Tito Karnavian ingin pensiun dini hanya ingin menjalani kehidupan yang tenang bersama keluarga ?
Atau apakah ada kaitannya dengan tindakan tegas Tito Karnavian yang mencopot Gubernur AKPOL Irjen Anas Yusuf yang juga senior Tito Karnavian ? Semua pertanyaan itu hanya dapat dijawab Jenderal Tito Karnavian.O Edison Siahaan
 






Berita Terpopuler
Jumat, 21 Juli 2017
Berita Lainnya
Senin, 29 Mei 2017
Jumat, 26 Mei 2017
Minggu, 21 Mei 2017
Minggu, 30 April 2017
Sabtu, 22 April 2017
Kamis, 16 Maret 2017
Minggu, 26 Februari 2017
Rabu, 08 Februari 2017
Senin, 30 Januari 2017
Minggu, 04 Desember 2016