Jumat, 14 Juli 2017

Korupsi Penertiban Sungai, Dua Petinggi DKI Dibui

Ist.
Beritabatavia.com - DUA petinggi Pemprov DKI Jakarta dijebloskan Rutan Salemba oleh Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Kamis (13/7) siang. Fatahillah dijemput Jaksa dari Gedung Balai Jakarta. Penahanan dilakukan setelah menerima pelimpahan berkas perkara tahap dua dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

Perkara dimaksud, Kegiatan Penertiban Refungsionalisasi Sungai/Kali dan PHB di Wilayah Kota Administratif Jakarta Barat Tahun Anggaran 2013. Pejabat yang ditahan mantan Walikota Jakarta Barat (Jakbar) Fatahilah yang kini, Asisten Kesra Sekda Provinsi DKI Jakarta dan Sekretaris Kota Jakbar Asri Marzuki.

“Betul, sudah dilakukan penahanan terhadap Mantan Walikota Jakbar bersama sekretaris kota Jabra di Rutan Salemba, penahanan berjalan lancar tanpa ada gangguan,” papar Kajari Jakbar Reda Manthovani di Jakarta, Jumat (14/07/2017).

Dia menyatakan penahanan dilakukan, karena sudah sudah cukup alasan seperti diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan guna kepentingan penuntutan. “Itu alasan yang mendasari penahamam mereka, ” jelasnya.

Penahanan ini cukup mengejutkan, karena saat proses penyidikan tidak dilakukan penahanam dan dikenakam status pencegahan ke luar negeri. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi pengelolaan dana swakelola pada Sudin PU Tata Air Jakarta Barat.Dalam kasus telah ditetapkan 13 tersangka.

Modusnya juga memotong anggaran hingga 30 persen. Anggaran proyek bersumber pasa APBD DKI senilai Rp92,2 miliar. Hanya saja dalam perkebangannya rekanan proyek tahun anggaran 2013, 2014 san 2015 rekanan proyek tidak tersentuh

Ditempat terpisah,  Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan akan mencopot jabatan Fatahillah sebagai Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Djarot memberikan dua opsi terhadap masalah ini.

“Dan untuk yang bersangkutan, Pilihannya cuma dua, dia mengundurkan diri atau kita berhentikan. Jelas itu ya,” tegas Djarot di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/7/2017).

Untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan mantan Walikota Jakarta Barat itu, Djarot menunjuk Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, Bambang Sugiyono untuk nertugas sebagai pelaksana harian (Plh). “Karena posisinya penting menyangkut percepatan persiapan pelaksanaan Asian Games, maka sementara ini kita akan minta Aspem, Pak Bambang untuk merangkap sebagai Plh,” kata Djarot o eee
Berita Terpopuler
Kamis, 14 September 2017