Jumat, 04 Agustus 2017

Potret Kepedulian Willy di Sintanala

Ist.
Beritabatavia.com - Sejatinya, miskin dan kaya, sehat dan sakit adalah perbedaan yang selalu ada di muka bumi ini. Perbedaan sebuah fakta yang potensi menuai konflik. Sebaliknya manusia diberikan fikiran dan hati serta kemampuan maupun kesempatan untuk menjadikan perbedaan sebagai perekat dalam membangun kebersamaan. Apabila setiap orang memiliki kepedulian dan ketulusan untuk berbagi, perbedaan akan menjadi sumber kebahagiaan dan keharmonisan hidup.

Tentu kita sering mendengar dan membaca kata lets share and care atau marilah kita peduli dan berbagi. Ajakan tersebut mengandung makna bahwa dalam kehidupan hendaknya kita saling berbagi dan peduli terhadap sesama. Sekaligus bukti bahwa setiap orang memiliki kepedulian dan ketulusan untuk berbagi. Meskipun tidak banyak yang dapat mewujudkan kepedulian apalagi memberi dengan beragam alasan.

Para ahli mengatakan, peduli adalah langkah awal untuk berbagi. Orang yang senang berbagi berarti ia punya kepedulian terhadap orang lain. Ketika kita punya harta, tenaga dan ilmu, sangat terpuji dan arif serta bijaksana apabila dengan tulus memberikan sebagian yang kita miliki kepada orang yang memerlukan. Terlebih, apabila orang lain itu berada dalam kesusahan.

Kepedulian,empati, saling menolong harus terus tumbuh dan berkembang di kehidupan sehari- hari pada seluruh lapisan masyarakat. Bahkan pemimpin yang terus berupaya meningkatkan kepedulian seluruh orang yang dipimpinnya. Adalah potret sosok pemimpin yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan paling sempurna.

Seperti yang dilakukan Tjieputra Willy Karamoy pucuk pimpinan Mitra Dana Top Finance (MDTF) group. Perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan konsumen seperti multiguna barang jasa, modal kerja, dan investasi memboyong sebagian karyawannya melakukan bakti sosial ke komplek rumah sakit dan perumahan Sintanala penderita sakit kusta di Tangerang, Jumat 4 Agustus 2017.

Willy memimpin langsung bahkan ikut memikul karung beras yang akan diberikan kepada 750 warga yang menderita kusta maupun yang sudah sembuh. Willy bersama karyawan Mitra Dana Top Finance memberikan langsung kepada 750 warga masing-masing 10 kg beras, satu liter minyak,satu kilo gula,satu sak kopi 10 pcs indomie.

Willy bersama karyawan dan seluruh warga komplek perumahan Sintanala  berbaur, bersama menikmati kebahagiaan sebagai hasil dari kepedulian. Willy tidak pernah berhenti meningkatkan kepedulian, empati dan ketulusan untuk saling membantu,meskipun perusahaan yang dirintisnya sejak 1995 sudah tercatat dalam Top 50 lembaga keuangan yang diawasi oleh OJK.

Willy mengatakan bakti social merupakan kegiatan rutin yang dilakukan MDTF group. Namun, dia tidak bersedia membeberkan dimana dan kapan saja bakti sosial itu dilakukan.
 
Menurut Willy, lewat bakti sosial akan menumbuhkan  kepekaan untuk saling berbagi, peduli, dan empati.  Kepedulian diawali dengan sikap positif dalam diri sendiri. Berbaik sangka terhadap setiap orang akan memudahkan kita mendekat pada rasa kasih sayang dan kepedulian.

“Tidak hanya itu, kita juga mampu mengurangi sifat egois kita. Selain itu, bisa ikut merasakan penderitaan orang lain membuat kita memahami keadaan orang lain,” kata Willy, senyum.

Sejatinya, apa yang dilakukan Willy adalah potret nyata kehidupan bahwa kepedulian yang tulus untuk menolong adalah upaya mengurangi beban dan penderitaan orang lain. Dalam proses itulah terwujud kebersamaan dan memancarkan kebahagiaan,kenikmatan yang tidak dapat dinilai dengan uang. Semoga potret Willy hidup dan tumbuh berkembang dalam bingkai kehidupan semua rakyat Indonesia. Semoga O Edison Siahaan

Berita Terpopuler