Senin, 25 September 2017

Kesadaran Warga Jakarta Jaga lingkungan & Udara Sangat Rendah

Ist.
Beritabatavia.com -
GUBERNUR DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak terlalu mempermasalahkan belum efektifnya car free day (CFD) untuk mengurangi polusi udara. Namun, dia mengungkapkan, hari bebas kendaraan tersebut tetap memiliki dampak positif.

Belum signifikannya pengurangan polusi udara karena memang kesadaran masyarakat yang kurang. Di mana mereka belum ingin berpindah moda transportasi dan upaya menjaga udara masih rendah. "Artinya budaya kita untuk berpindah moda transportasi dan untuk bergerak, untuk menjaga udara kita, itu masih rendah," kata Djarot di Balai Kota DKI, Senin (25/9).

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Pemprov DKI Jakarta mencoba menyebar penyelenggaraan CFD di empat wilayah lainnya. Harapannya ini bisa mendorong warga pada hari Sabtu dan Minggu meninggalkan kendaraan dan beralih ke transportasi umum.

"Tolong manfaatkan kendaraan umum. Karena transportasi umum masih di bawah 20 persen. Kami dorong ini, sambil perbaikan layanan transportasi umum ini harus terus menerus tidak boleh terputus," jelas Djarot.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, masyarakat diharapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan selama CFD. Mengingat di sepanjang CFD banyak pedagang kaki lima yang berjualan mulai dari makanan sampai pakaian.

"Sampahnya luar biasa. Setelah car free day itu pasukan orange dan kuning gerak untuk bersihkan itu. Saya lihat itu di sisi air mancur banyak sampah plastik ini yang harus ditekan," ujarnya.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin mengungkapkan car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) belum efektif menurunkan pencemaran udara.o mdo