Rabu, 04 Oktober 2017

Wilayah Jakarta Rawan Banjir Dipetakan

Ist.
Beritabatavia.com - MEMASUKI musim penghujan, Tim SAR Jakarta melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah rawan banjir di Ibu Kota. Selama 24 jam Tim SAR mengawasi titik-titik rawan banjir.

‎Humas SAR Jakarta Ramli Prasetyo mengungkapkan, ada beberapa titik lokasi yang dinilai rawan banjir ketika hujan turun di Jakarta.
"Selain Kampung Pulo, wilayah Pondok Pinang, Pondok Labu, Petogogan, Cipinang Melayu, ‎Grogol, Daan Mogot dan sebagian Cengkareng khususnya Rawabuaya masuk kawasan rawan banjir‎," kata Ramli.

Tim SAR Jakarta tetap mengawasi seluruh daerah di seluruh Ibu Kota, mengingat hujan dan bencana banjir yang tak bisa diprediksi. "Kadang kita enggak pernah tahu yang biasanya tidak pernah banjir jadi banjir. Jadi untuk fokus (SAR) seluruh wilayah yang menjadi wilayah kerja kantor SAR Jakarta sendiri, semua wilayah kita monitor," ucapnya.

‎Untuk mengantisipasi musim penghujan dan bencana banjir di Jakarta, pihaknya mempersiapkan puluhan perahu bantu proses evakuasi saat anggota melakukan respons cepat. "Ada 28 unit perahu karet, 29 unit motor tempel, dan empat unit rafting boat," ucapnya. Selain itu, lanjut Ramli, koordinasi pun dilakukan Tim SAR dengan beberapa instansi terkait untuk memantau wilayah rawan banjir di DKI Jakarta.

"Dari segi koordinasi kita juga melakukan koordinasi dengan BPBD dan SKPD Provinsi DKI Jakarta mengenai daerah rawan banjir. Kita juga punya pusat komando  yang setiap harinya melakukan pengawasan baik melalui media sosial ataupun elektronik," jelasnya.

‎Dihimbau agar seluruh masyarakat tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem terutama di daerah rawan banjir. "Yang didaerah rawan banjir, agar selalu ‎tetap memperhatikan dan mengutamakan keselamatan jiwa. Kemudian apabila membutuhkan pertolongan bisa menghubungi kantor SAR Jakarta di 115 atau 021 550 1512 atau 021 55726667‎," katanya. o sin