Sabtu, 07 Oktober 2017

Pesta Gay di Jakarta Sauna Harmoni Digerebek

Ist.
Beritabatavia.com - PESTA Gay di tempat pusat kebugaran T1 Sauna yang ada didalamRuko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/10) sekitar pukul 22.00 WIB, digerebek polisi. Dalam penggerebekan polisi menangkap 51 orang berjenis kelamin laki-laki saat pesta berlangsung.

Hasil penggerebekan disita sejumlah barang bukti di antaranya uang Rp140 juta, 12 handuk, 13 alat perangsang, dan rekening koran sebuah perusahaan.  Tujuh lelaki di antaranya merupakan warga negara asing. Mereka kebanyakan berusia 20 tahun dari berbagai latar belakang. "Ada 7 WNA, 4 WNA China, 1 Singapura, 1 Thailand, 1 Malaysia.

Polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mulai dari pemilik, pengelola, hingga pegawai. Satu orang pengelola masuk daftar pencarian orang (DPO) karena saat kejadian melarikan diri. "Kita menetapkan 6 orang tersangka 1 orang inisial H masih DPO. Tersangka yaitu GG, GCMP, NA, ES dan K. Ada lima yang hari ini dilakukan penahanan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono
di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/10).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan, untuk masuk ke spa tersebut, pengunjung dikenakan biaya Rp 165.000 per orang. Di dalam, pengunjung yang kebanyakan lelaki pecinta sesama jenis atau gay, bisa melampiaskan hasrat seksualnya dengan pasangannya atau sendiri. Spa tersebut menyediakan sex toys, serta kondom dan pelumas.

"Tempat spa untuk kamuflase. Mereka (pengunjung) bisa masuk spa ini sendiri, bisa berdua. Laki-laki berpasangan masuk spa itu kemudian sendiri juga bisa. Tiketnya 165.000 dapat kondom dan minyak pelumas," ujar Argo di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/10).

Argo belum mau membeberkan lebih jauh mengenai operasional prostitusi gay berkedok pusat kebugaran pria. Termasuk sejak kapan spa tersebut mulai beroperasi maupun bagaimana cara komunitas itu berhubungan. "Ini baru tadi malam, baru juga kita akan periksa detil mendetail. Tunggu saja," ucapnya.

Menurut salah satu pria yang diamankan berinisial AR (30), dirinya kaget setelah polisi menggerebek tempat Gym tersebut. "Tiba-tiba digerebek, saya lagi mau turun dari tangga," kata AR di Mapolres Jakarta Pusat.

Ia pun mengakui, jika dirinya kerap ke tempat Gym tersebut untuk bertemu dengan kekasihnya yang juga berjenis kelamin laki-laki. "Seminggu sekali, datang sendiri. Taunya dari internet," sambungnya sambil menambahkan jika ingin ikut dalam pesta tersebut harus membayar tiket masuk sebesar RP165 ribu. "Bayarnya variatif, kalau saya Rp165 ribu," katanya. o eee