Senin, 09 Oktober 2017

Hizbullah: AS Bantu ISIS di Suriah

Ist.
Beritabatavia.com - PEMIMPIN Hizbullah, Sayyid Hasan Nasrallah, menuding Amerika Serikat (AS) telah membantu Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) dengan cara menghalangi tentara Suriah dan sekutunya untuk masuk ke beberapa wilayah di Suriah timur.

Pasukan AS, kata Nasrallah, mencegah militer Suriah memulai pertempuran untuk merebut kembali wilayah tersebut dari ISIS. "Angkatan udara AS di beberapa daerah mencegah tentara Suriah dan sekutunya untuk maju ke daerah yang dikuasai ISIS," ungkap Nasrallah, dikutip dari laman Middle East Eye, Senin (9/10).

"Orang-orang Amerika itu bekerja sama untuk menghalangi pertempuran melawan ISIS" lanjutnya. Pernyataan Nasrallah dikeluarkan setelah seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan sanksi untuk Iran karena mendukung Hizbullah. Dalam Kongres, AS juga mempertimbangkan untuk memberi sanksi lebih ketat kepada Hizbullah sendiri.

Seperti diketahui, situasi medan perang di Suriah saat ini sangatlah kompleks. Ada dua misi yang sedang berjalan sekarang, yakni perang saudara untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan juga dua kampanye terpisah untuk melawan ISIS.

Tentara Suriah, yang didukung oleh milisi Rusia, Iran, dan Syiah termasuk Hizbullah, telah mengerahkan pertempuran untuk melawan ISIS dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara AS memimpin sebuah koalisi internasional seperti milisi Kurdi dan Arab untuk melawan militan Sunni. Rusia dan AS sama-sama menerapkan langkah untuk mencegah konflik langsung antara kedua serangan terhadap ISIS, namun ada saat-saat di mana mereka terlibat bentrokan. 0 day
Berita Terpopuler
Jumat, 13 Oktober 2017