Sabtu, 21 Oktober 2017

Dua Pelajar SMP Bawa Senpi Rampok Mobil

Ist.
Beritabatavia.com - Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang meringkus dua dari lima  tersangka perampok mobil . Tersangka SJ (15) dan AF (13) masih berstatus pelajar SMP. Polisi menangkap keduanya, di Terusan Nyunyai, Lampung Tengah, Sabtu (21/10/2017) pukul 11.30 WIB.

Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadi Wibowo mengatakan, kedua tersangka merupakan anggota komplotan perampok mobil.“Keduanya sudah beberapakali beraksi di wilayah Tulangbawang. Keduanya mengaku perampokan dilakukan bersama tiga rekannya,”ujarnya, Sabtu (21/10/2017) sore.

Penangkapan kedua tersangka, tak lama setelah Ariyanto (22), warga Kampung Kedaung, Kecamatan Pardasuka, melapor kehilangan mobil ke Mapolres Tulangbawang. Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita satu BPKB mobil pickup L300 warna hitam BE 9946 NJ, atas nama Bayu Yosi Exvandi dan dua ikat tali sepatu warna putih yang dipakai tersangka untuk mengikat korban.

Tersangka SJ dan AF bersama tiga rekannya, terakhir kali merampok mobil milik korban Ariyanto saat korban bersama temannya Rahmat Taufik Hidayat (21), melintas di Jalan Lintas Timur Kampung Astra Kestra, Kecamatan Menggala, Tulangbawang

“Pelaku yang berjumlah lima orang, menghadang mobil yang dikendarai Ariyanto di tengah jalan dengan menodongkan senjata api dan senjata tajam. Saat kejadian, korban dalam perjalan pulang dari arah Palembang menuju Bandarlampung,”ungkapnya.

Setelah itu, kata Raswanto, pelaku membawa korban ke belakang pabrik PT Sinar Laut Lampung Tengah. Lalu pelaklu, mengikat kedua tangan korban dengan tali sepatu dan mulut korban disumpal dengan kain. Bahkan pelaku juga, membuang korban di semak-semak dan pelaku melarikan diri dengan membawa mobil pickup L300 milik korban.

“Beruntungnya kedua korban berhasil menyelamatkan diri, lalu keduanya melaporke Mapolres Tulangbawang. Petugas langsung melakukan penyelidikan, dan menangkap tersangka SJ dan AF bersama barang bukti,”jelasnya.

Petugas masih memburu pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya . Akibat perbuatannya, tersangka SJ dan AF dijerat Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHP Tentang Pencurian Dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman pidana penjara 12 tahun. o pko