Rabu, 25 Oktober 2017

Lebih dari Satu Korban Guru Les Cabul di Matraman

Ist.
Beritabatavia.com - Seorang guru les salah satu lembaga bimbingan belajar di kawasan Matraman, Jakarta Timur, diringkus polisi karena diduga mencabuli anak didiknya berinisial MS yang masih berusia 10 tahun.

Saat ini polisi sedang mendalami kasus pencabulan tersebut, karena jumlah korban diduga lebih dari satu orang. Berdasarkan informasi, pelaku bernama Eddy Sudrajat alias Yongki (53), sudah beberapa kali melakukan perbuatan cabul.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, pelaku Eddy Sudrajat (53) menjalankan aksi cabulnya itu dengan cara meraba-raba muridnya yang masih berusia di bawah umur. Eddy sudah dua tahunan menjadi guru les di lembaga bimbingan belajar itu.

"Informasinya dia sudah beberapa kali melakukan itu (pencabul). Maka itu kami dalami sejak kapan dia melakukan itu dan berapa korbannya," ujar Kapolres kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/10/2017).

Korban saat ini tengah dimintai keterangan oleh polisi terkait sudah berapa kali dicabuli oleh pelaku dan dimana saja. Polisi meminta ibu korban untuk selalu mendampingi anaknya. Apabila diperlukan akan didatangkan psikolog ataupun lembaga formal untuk melindungi dan memulihkan psikis korban.

Sejauh ini sudah ada sejumlah korban yang mengadu mendapatkan perlakukan tak senonoh dari pelaku. Sedangkan Eddy saat ini masih diperiksa secara intensif di Polsek Matraman, Jakarta Timur.

Terkait orang yang memvideokan aksi bejat pelaku itu, polisi juga akan menelusurinya. Jika memang video itu dibuat guna keperluan melapor ataupun kepentingan penyelidikan polisi, tentu tak bisa dijerat hukum.

"Nanti kita lihat apakah dia bagian jaringan atau yang memberikan input ke penegak hukum. Informasinya, polisi mendapat video itu dari perekam. Dari konteks itu, bisa saja dia takut ketika itu, karena tidak menegur lalu dia merekam dan diberikan ke polisi," pungkasnya.

Kapolsek Matraman Kompol Supriyadi mengatakan, MS dicabuli pelaku di tempat lesnya di Jalan Kayu Manis V Baru, Matraman, Jakarta Timur pada Minggu, 15 Oktober 2017. Kepolisian mendapatkan laporan pencabulan tersebut setelah melihat video  pengakuan dari korban yang direkam oleh seorang guru bernama Mala.

Orang tua korban yakni, S mengaku sangat terkejut melihat video yang memperlihatkan sang buah hati dicabuli pelaku. "Kita telah melakukan visum terhadap korban. Eddy telah ditangkap, dan kita juga sita video rekaman tersebut," ujarnya.

Supriyadi menambahkan, penyidik juga telah melayangkan pemanggilan terhadap Mala yang merekam kejadian pencabulan tersebut. "Saksi Mala ini akan kita minta keterangan untuk mengetahui motif dia merekam gambar tersebut. Saat ini Mala sedang cuti nikah," ucapnya. o day