Rabu, 25 Oktober 2017

Dibiarkan, PKL Tanah Abang Caplok Jalur Khusus Disabilitas

Ist.
Beritabatavia.com - Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Tanah Abang mulai berani menggelar dagangannya di sepanjang Jalan Jatibaru Raya hingga Jalan Fachruddin. Tidak hanya itu, ubin kuning yang disusun membentuk garis juga disikat. Masalah ini sengaja dibiarkan oleh satpol PP mauoun Walikota Jakarta Barat dan Gubernur DKI Jakarta.
 
Ubin kuning yang memiliki pola 36 titik itu gunanya untuk pemandu bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra. Garis itu berjarak sekitar satu meter dari pertokoan. Faktanya cukup miris. Dibangun di era Gubernur Basuki Tjahja Purnama dengan tujuan Jakarta sebagai kota ramah disabilitas kini disalahgunakan. Hak penyandang disabilitas itu kini direbut PKL.

Garis kuning itu tertutupi lapak para pedagang. Salah seorang seperti petugas keamanan terlihat tak bersahabat saat Metrotvnews.com mengambil gambar. "Mau ngapain mas foto-foto," tegur salah seorang juru parkir liar.
 
"Ini jalur buat disabilitas kok buat taruh dagangan," tanya.  "Ini buat pembatas PKL berdagang di trotoar," jawabnya dengan nada ketus.
 
Kasatpol PP Tanah Abang Aries Cahyadi yang ditemui di lokasi mengatakan, pedagang salah persepsi mengenai fungsi garis kuning. Mereka beranggapan garis kuning sebagai pembatas berjualan di trotoar. "Ini buat disabilitas, beberapa kali sudah ditegur tetap saja begitu. Saya saja sudah geregetan," kata Aries seperti dilansir Metrotvnews.com, Rabu (25/10/2017)
 
Kesemrawutan kawasan Tanah Abang sudah terlihat tepat di pintu keluar Stasiun Tanah Abang. Penumpang yang baru keluar dari stasiun sudah disambut pedagang asongan dan minuman yang menjajakan dagangannya di sepanjang jalur pejalan kaki. Belum lagi tukang ojek dan angkutan umum yang saling berebut penumpang.

PKL yang didominasi pedagang pakaian menjajakan dagangannya hingga memakan bahu jalan. Beberapa pejalan kaki terpaksa berjalan di sela-sela ruang trotoar yang masih tersedia. Laju kendaraan dari arah Jalan Jatibaru Raya menuju Jalan Fachruddin tersendat. Kendaraan saling berbagi ruang dengan pejalan kaki di jalan raya. o mtv