Kamis, 26 Oktober 2017

Monumen Helikopter TNI AU Dicorat-coret, Tiga Pelaku Vandalisme Dibekuk

Ist.
Beritabatavia.com - AKUN twitter TNI Angkatan Udara @_TNIAU memajang foto tugu helikopter yang penuh corat-coret atau vandalisme. Di samping tugu helikopter itu juga dipampang tiga pemuda sebagai pelaku vandalisme diringkus. Tugu helikopter yang penuh coret-coret berada di kawasan Bandara Atang Sanjaya, wilayah kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam postingan disertai keterangan tentang adanya corat-coret dan ketiga pemuda yang disebut sebagai pelaku tersebut. “Pemuda iseng, yg tdk punya tanggung jawab serta rasa memiliki atas barang negara yg dilestarikan, jangan dicontoh!!!” tulis akun twitter TNI Angkatan Udara @_TNIAU, yang diunggah sekitar 16 jam yang lalu.

Postingan akun tersebut mendapat tanggapan dari follower. Tanggapan pertama dari @rio_damar yang meminta agar wajah pelaku tidak dipampang. “Muka pelaku-pelakunya nggak usah di-tweet dong, Min. Kasihan,” tulis akun ini.

Pihak TNIAU membalas, bahwa awalnya memang akan diblur. Tapi ada pertimbangan lain, ini untuk efek jera, dan menyangkut historis alutsista TNI AU. “Awalnya mau diblur, tapi ini efek jera utk yg coba2 iseng kebablasan, apalagi menyangkut alutsista yg memiliki nilai historis tinggi,” ujar @_TNIAU.

Ada yang heran, kok tugu tersebut tidak dijaga oleh yang bersangkutan. “Markas TNI AU? Kok ga dijagain min? Sampe ada yg corat coret,” tanya akun Addin@MIBAgent_.

TNI AU menjelaskan, bahwa tugu helikopter tersebut berada di pinggir jalan, banyak orang lalu lalang. “Tugu tersebut terletak di pinggir jalan raya, dimana masy umum melewatinya. Aksi yg sangat tidak terpuji ini dilakukan pd malam hari,” jelasnya.

Lantas, muncul akun Negri Seterah‏ @RestyCayah, yang mempertanyakan siapa yang salah dalam kasus ini. “Klu dah kejadian begini yg bersalah apakah si penjaga aset TNI ato mereka yg merusak itu min?” ujarnya.

TNI Angkatan Udara me-Retweet Negri Seterah, dengan menjelaskan bahwa: “1. Tugu tsb di tepi jalan raya. 2. Knp msh dipertanyakan siapa yg bersalah?”

Akun @afterdinner7pm juga masih mempertanyakan soal dipajanya wajah pelaku. “Biar apa wajah pelaku disebarluaskan begini?” ungkapnya.

Dijawab oleh TNIAU bawa itu untuk: “efek jera dan diketahui oleh masy bahwa tindakan tersebut SANGAT TIDAK TERPUJI.”
Akun @afterdinner7pm rupanya belum puas dengan jawaban dari TNIAU, sehingga kembali menegaskan pertanyaannya. “Sy penasaran foto yg disebarluaskan ini atas seizin mereka/tdk, penanganan ini ssuai dgn prosedur/tdk.”

TNI Angkatan Udara me-Retweetnya. “Penanganan sudah sesuai hukum yg berlaku, penjemputan oleh POMAU didampingi pihak kepolisian untuk diproses ssi hukum yg berlaku pidana.”

Tanggapan soal pengamanan yang bermasalah, muncul dari @roedysetiady. “Min, itu penjagaan asset nya kok kendor banget?, untung cuman vandal, lah kalau disabot atau di rusak, gimana.”

Penjelasan dari TNIAU sebagai berikut: ““Asset” ini sudah dijadikan monumen dan letaknya di tepi jalan raya yg dilewati masy umum, bukan di dalam pangkalan.”. o pko