Kamis, 26 Oktober 2017

Gudang Mercon Tangerang Meledak, 23 Orang Tewas

Ist.
Beritabatavia.com - GUDANG mercon dan kembang api di Kompleks Pergudangan 99, Jalan Raya Salembaran, Cengklong, Kosambi, Kabupaten Tangerang, meledak dan terbakar hebat. Akibat ledakan disertai kebakaran hebat itu menyebabkan sedikitnya 23 orang meninggal dunia dan 34 orang lainnya alami luka bakar. Saat ditemukan, tubuh korban sudah sudah tidak dapat dikenali karena hangus terbakar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, 23 orang tewas akibat kebakaran pabrik petasan yang berlokasi di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi, Belimbing Tangerang Kota, Kamis, (26/10/2017).

Menurut keterangan saksi seorang karyawan proyek yang tengah mengerjakan atap bangunan mes tidak jauh dari lokasi, sebelum terbakar ia melihat kepulan asap disusul ledakan besar. “Saksi berjarak kurang lebih 20 meter mendengar suara ledakan dan atap bangunannya jebol dan menimbulkan api sehingga terjadi kebakaran,” kata Argo.

Saat ini ada 34 orang yang menjadi korban baik luka bakar maupun korban jiwa yang saat ini dibawa ke Rumah Sakit Mitra Husada.  Luka bakar yang diderita berkisar 70-100 persen. Bahkan ada beberapa yang langsung masuk ICU untuk mendapatkan penanganan serius.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB oleh unit Damkar Kabupaten Tangerang. Dari hasil sementara diperkirakan ada sebanyak 23 orang yang tewas terpanggang dengan kondisi yang susah dikenali. “Dari hasil olah TKP sementara perkirakan sebanyak 23 orang meninggal dunia dengan luka bakar yang sulit dikenali,” tandasnya.

Sejumlah saksi pun tengah diperiksa oleh polisi untuk dimintai keterangan terkait kronologis kebakaran tersebut.

Kasat Reskrim Polrestro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi mengatakan hingga kini polisi masih bekerja di lapangan. Para korban tewas masih belum bisa dikenali identitasnya karena kondisi yang gosong dan memprihatinkan.

Selain korban tewas, sejumlah orang juga dikabarkan mengalami luka bakar serius akibat ledakan disertai kebakaran itu. Saat ini korban luka dibawa ke rumah sakit. "Untuk korban luka sudah dilarikan ke rumah sakit dan sedang dalam penanganan petugas medis. Petugas masih bekerja di lapangan," pungkasnya. o erza