Sabtu, 28 Oktober 2017

Kelabuhi Polisi, 100 Kg Sabu Disembunyikan di Forklif

Ist.
Beritabatavia.com - Sabu seberat 100 kilogram, disembunyikan di alat berat forklif di sebuah gudang Ruko Otopart, Gebang Raya, Priuk, Kota Tangerang.  Untungnya, keberadaannya tercium opeh aparat kepolisian. Polisi pun bertindak cepat, dan berhasil sebelum beredar di masyarakat.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo mengatakan, penggagalan dilakukan pukul 20.00 WIB, saat forklift tersebut baru saja tiba dari Tanjung Priuk. "Barangnya ada 87 bungkus dengan berat kurang lebih 100 kilogram, variasi ada sabu dan ampetamin," kata Suwondo, kepada wartawan, Sabtu (28/10/2017).

Le (45) yang diduga sebagai pemilik barang haram tersebut turut diamankan saat proses penggerebekan. Sabu itu disembunyikan di forklif dengan maksud untuk mengelabuhi petugas, namun keberadaannya tercium aparat

Kombes Suwondo Nainggolan yang memimpin langsung jalannya penggerebekan belum bisa merinci jumlah pasti sabu yang sudah dikemas dalam beberapa paket tersebut, dugaan sementara berkisar 100 kg. “Untuk jumlah barang bukti saya belum bisa pastikan jumlahnya, sebab masih kami lakukan penghitungan,” kata Suwondo.

Saat dilakukan penggerebekan, sabu tersebut disembunyikan dalam dua unit kendaraan forklift atau alat berat pengangkat barang dengan maksud untuk mengelabui petugas.

Hingga Sabtu pagi jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya terus melakukan penyisiran disekitar lokasi untuk mencari barang bukti lain dan melakukan pendataan. “Untuk jumlahnya kami belum bisa sampaikan persisnya. Nanti akan segera dirilis ya,” pungkasnya.

Sementara salah seorang pemilik warung yang berada dekat di lokasi penangkapan mengatakan, forklift tersebut merupakan milik teman suaminya bernama Andi. "Andi telah menitipkan forklift tersebut kepada suami saya dengan alasan sudah larut malam, dan akan dikirim esok pagi. Baru tadi malam datang," kata wanita itu.

Dijelaskan saat itu Andi menumpang parkir, tiba-tiba sudah (digeledah) petugas kepolisian. Selain Andi, suami pemilik warung itu juga ikut digelandang polisi. "Suami saya gak ada urusan sama forklift, duit darimana. Ngomongnya nitip parkir doang. Ini suami saya ditipu semoga cepet keluar kasian anak saya," tukasnya. o bai