Kamis, 02 November 2017

Korupsi Lahan Tol JORR Cengkareng, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka

Ist.
Beritabatavia.com - KEJAKSAAN Agung (Kejagung) menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembayaran ganti rugi tanah untuk pengadaan tanah ruas jalan Tol JORR Cengkareng-Batuceper-Kunciran pada Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pembayaran ganti rugi tanah pada tahun anggaran 2013 tersebut tidak dilengkapi dengan bukti-bukti yang benar dan sah. Sehingga merugikan keuangan negara. "Penyidik telah melakukan pemanggilan secara patut. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Muhammad Rum dalam keterangannya Kamis (2/11/2017).

Tiga tersangka tersebut berinisial S, H, dan SD. Rum mengatakan bahwa S dan H merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sedangkan SD adalah Purnawirawan TNI.

Dalam pengungkapan kasus ini, Rum mengatakan penyidik telah memeriksa saksi sebanyak 11 orang. Dari keterangan tersebut penyidik memperoleh bukti keterlibatan para tersangka.

Proyek tol JORR Cengkareng-Batuceper-Kunciran ini telah dimulai sejak 2008. Jalan tol ini membentang sepanjang 15,2 kilometer sebagai bagian dari proyek jaringan JORR 2 yang akan menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta hingga Cibitung.

Jalan tol ini akan terhubung dengan Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Jalan Tol Kunciran-Serpong serta Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo. Namun pengerjaannya belum usai karena terkendala pembebasan lahan. o rls