Kamis, 02 November 2017

Hotel Alexis Ditutup, 1000 Karyawan Ditraining Hotel Syariah

Ist.
Beritabatavia.com -
Setelah menutup Hotel Alexis di kawasan Pademangan Jakarta Utara, Pemprov Dki Jakarta menggagas rencana penerapan wisata halal atau halal tourism di Ibukota.  Kebijakan halal tourism ini, akan menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

"Jadi begini, kami kedatangan teman dari masyarakat ekonomi syariah (MES), Ketua MES, Bung Reza. Berikan beberapa masukan mengenai halal tourism," kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Kamis (02/11/2017).

Salah satu program wisata halal adalah hotel syariah. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berencana melatih para mantan pekerja Alexis agar bisa terlibat dalam program itu.

"Salah satu kegiatannya adalah bantu Pemprov, begitu kami dapat daftar nama staf Hotel Alexis, grup yang harus di train (latih), MES sudah bersedia bersama Pemprov menjadi pendamping konsultasi dan advokasinya. Akan di retrain dan akan disalurkan pada hotel berbasis syariah yang sedang berkembang," ucap Sandi.

Dilanjutkan, untuk mendorong hadirnya semangat baru bagi konversi hotel-hotel yang sekarang operasi konvensional, sekaligus melirik dimana kaidah perhotelan syariah yang sekarang booming di Bangkok dan KL (Kuala Lumpur) serta mulai tumbuh di Seoul dan Tokyo, sehingga Jakarta dirasakan perlu untuk menggembangkan halal tourism.

Dengan program ini, sambung dia, ingin Jakarta tidak ketinggalan dengan negara lain terkait wisata halal. Sebab, saat ini baru beberapa hotel di Jakarta yang menerapkan hotel syariah.

"Beberapa sudah saya kunjungi langsung seperti Hotel Sofyan di Tebet maupun yang di Menteng itu (syariah). Ada juga beberapa hotel yang ada di wilayah Jakarta Timur sudah menjadi hotel syariah, nah kami akan terus mengembangkan lebih banyak lagi, termasuk Hotel Alexis," lontarnya.

Seperti diberitakan Bisniswisata.co.id sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak memperpanjang izin operasional Hotel dan Griya Pijat Alexis yang habis tanggal 29 Agustus 2017. Alexis baru mengajukan perpanjangan izin pada tanggal 14 Oktober 2017 dengan pengajuan heregistrasi (daftar ulang) online TDUP Hotel dan Griya Pijat Alexis kepada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Pengajuan itu tak langsung direspons. Tanggal 26 Oktober, pihak Alexis berkirim surat mempertanyakan status pengajuan yang belum dilanjutkan. Namun malah keluar surat permohonan perpanjangan TDUP tidak dikabulkan. Sehingga Hotel Alexis resmi ditutup. Sekitar 1000 karyawan di PHK. Rinciannya, 600 orang pegawai tetap dan 400 pegawai lepas. Khusus untuk pijat dan hotel, jumlah karyawannya hampir 150 orang. Bahkan Hotel Alexis tidak lagi membayar pajak sebesar Rp 30 miliar. o bwo