Selasa, 07 November 2017

Hari Keenam, 60.959 Pengendara Terjaring Operasi Zebra

Ist.
Beritabatavia.com - HARI Keenam Operasi Zebra 2017, Ditlantas Polda Metro Jaya menjaring 60.959 pengendara dan 55.457 ribu orang diantaranya terpaksa ditilang lantaran melakukan pelanggara. Jumlah tersebut mengalami kenaikan hingga 47 persen jika dibandingkan tahun 2016.

“Sampai saat ini ada 50 ribu di wikayah hukum Polda Metro Jaya yang ditilang. Naik cukup signifikan sekitar 47% dibandingkan tahun lalu yang hanya 40 ribu orang,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra, saat acara Festival Polisi Sahabat Anak yang digelar Dirlantas Polda Metro Jata di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, Selasa (7/11/2017).

Dilanjutkan, operasi zebra dilakukan setiap hari disejumlah titik dengan berpindah-pindah lokasi, agar masyarakat patuh peraturan lalulintas. “Kami menghimbau masyarakat pengguna kendaraan bermotor untuk patuh pada peraturan lalu lintas dan tidak melawan arus ataupun menerabas trotoar meski dengan alasan kemacetan jalan karena penyempitan jalan saat ada pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Pihaknya akan langsung melakukan penilangan terhadap para pelanggar yang takut kepada petugas sehingga nekad melawan arus dengan tidak mau berhenti. “Melakukan pelanggaran pasti kita lakukan tindakan penilangan. Meski demikian upaya yang dilakukan tetap dengan cara persuasif,” ucapnya.

Sementara  Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jakarta Timur menindak paling banyak Bikers melawan arus di DI Panjaitan, Jatinegara. Untuk sekali penindakan, petugas langsung menjaring 50 kendaraan bermotor yang selama ini kerap melawan arah.

Penindakan yang dilakukan tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan pembaca Pos Kota melalui SMS Aspirasi Warga Jakarta. Keluhannya yakni, Yth. Bapak Korlantas, tolong ditindak pengendara sepeda motor yang melawan arus didepan Samsat, Jakarta Timur yang memotong jalan didepan kantor Camat Jatinegara setiap pagi jam sibuk, karena sangat berbahaya bagi pngendara yang lain. Mohon agar ditindak tegas agar ada efek jera atau tilang ditempat. Terima kasih. (081291477xxx)

Kasat Lantas Jakarta Timur, AKBP Sutimin mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi terhadap pemotor agar tetap tertib berlalu lintas. Sementara bagi pengendara yang masih nakal seperti melawan arus, dia juga akan melakukan tindakan tegas berupa sanksi tilang. “Seperti penindakan tegas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, bagi pengendara yang melawan arah,” katanya.

Kepada petugas, kata Kasat, sejumlah pengendara mengaku nekat lawan arus untuk memotong jalan. Hal itu mereka lakukan meskipun terbilang berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain. “Alasannya mutar jauh, tetap saja tidak boleh karena mengancam jiwa diri sendiri dan orang lain,” ujar Sutimin.

Penindakan seperti ini, kata AKBP Sutimin, akan terus digelar di sejumlah titik yang banyak ditemukan pelanggaran lalu lintas seperti lawan arus. Pihaknya juga meminta peran serta masyarakat bila menemukan pelanggaran-pelanggaran yang selama ini terjadi. “Sejumlah titik akan kita terus pantau, agar pengendara makin tertib dan disiplin,” pungkasnya. O PKO