Kamis, 09 November 2017

Irfan Bachdim Berang

Ist.
Beritabatavia.com - Penyerang Bali United Irfan Bachdim berang dengan gosip yang beredar di kalangan netizen belakangan ini. Penyerang keturunan Belanda itu dituding netizen tak ingin membela Timnas Indonesia karena keputusan Komdis PSSI.

Irfan disebut tidak ingin bermain untuk Timnas Indonesia lantaran keputusan kontroversial Komdis PSSI di pengujung musim Liga 1 2017 yang membuat peluang Bali United jadi juara musim ini semakin tipis.

"Orang-orang terlalu banyak bicara. Jangan bicara atau menghakimi jika Anda tidak tahu cerita yang sebenarnya!" kata Irfan dalam akun Instagram pribadinya pada Rabu (8/11) malam. "Apakah Anda percaya pemberitaan? Banyak orang cari sensasi," katanya menambahkan.

Kasus itu bermula dari keputusan Komisi Disiplin [Komdis] PSSI atas kasus pemain Mitra Kukar, Mohamed Sissoko, berdampak panjang. Bintang Bali United, Irfan Bachdim, mengancam akan boikot bermain untuk PSSI.

Sebelumnya, Komdis memutuskan Mitra Kukar bersalah karena memainkan Sissoko di laga kontra Bhayangkara FC pekan lalu. Saat itu, Sissoko berada dalam masa sanksi larangan bermain. Mitra Kukar dihukum denda Rp. 100 juta dan sanksi kalah 3-0. Sanksi tersebut secara otomatis membuat Bhayangkara FC menang dengan skor 3-0 dan mendapatkan tambahan tiga poin.

Kondisi tersebut tentu saja merugikan kubu Bali United yang sedang memburu gelar juara. Mereka menuding ada hal yang tidak wajar dalam proses pemberian sanksi kepada Mitra Kukar tersebut. Bali United pun dibuat berang.

Dikutip dari Tribunews, penyerang Bali United, Irfan Bachdim merasa sangat kecewa dengan hasil ini. Bahkan, Irfan punya niat untuk melakukan boikot setiap laga yang digelar oleh PSSI yang melibatkan dirinya.

"Saya tidak mau main untuk PSSI kalau keputusan mereka seperti ini," ancam Irfan Bachdim di hadapan pelatih kepala Widodo C Putro. Tapi, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Irfan maupun Bali United terkait kabar ini.

Bali United memang begitu terpukul dengan putusan Komdis tersebut. Pasalnya, kini harapan mereka untuk jadi juara Liga 1 pupus sudah. Bhayangkara FC resmi menjadi juara setelah meraih kemenangan atas Madura United pada Rabu (8/11) malam.

Kedua tim memiliki 68 poin dan masih sisa satu pertandingan. Tapi, Bhayangkara FC unggul head to head dan dipastikan akan tetap berada di puncak klasemen, apapun hasil di laga terakhir. o bbs



Berita Terpopuler
Kamis, 16 November 2017
Sabtu, 18 November 2017