Senin, 13 November 2017

Residivis Wanita Selundupkan Sabu di Celana Dalam

Ist.
Beritabatavia.com - Reserse narkoba Polda Metro Jaya dibantu Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menggagalkan penyelundupan sabu dengan modus unik. Seorang wanita inisial PR tertangkap basah menyelundupkan 705 gram sabu dengan menaruhnya di celana dalam.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP M Iqbal Simatupang mengatakan, PR ditangkap saat tiba di Bandara Soetta pada Jumat 10 November 2017. WNI itu menumpang Batik Air bersama kekasihnya inisial HM,yang turut ditangkap.

Pengungkapan bermula saat polisi mengendus pergerakan PR yang hendak menyelundupkan sabu dari Negeri Jiran ke Indonesia. Informasi lalu diteruskan ke petugas bea cukai di Bandara Soetta. "Tiba di bandara, yang bersangkutan dicegat dan digeledah petugas," kata Iqbal di Markas Polda Metro Jaya, Senin (13/11/2017).

Dari hasil penggeledahan yang melibatkan Polwan, petugas mendapati dua bungkus sabu disimpan pelaku di pangkal paha. "Modus disimpan, dijepit di dua paha di pakaian dalam, dan membentuk seperti pembalut wanita," ungkap Iqbal.

Setelah ditimbang, total Sabu ditemukan seberat 705 gram. Polisi juga menyita telepon genggam dan celana dalam yang digunakan pelaku menyelundupkan sabu. Dugaan sementara, PR dan HM hanya kurir. "Jaringannya masih kita dalami."

Kepala Patroli dan Operasi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Bandara Soetta, Herianto, mengatakan, modus semacam ini dikenal dengan istilah body strapping. Selain modus operandi semacam ini, biasanya pelaku juga menyelundupkan sabu dengan cara ditelan. "Kita tindak dengan mekanisme control delivery," ungkap Herianto.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009. Pelaku terancam maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Ditambahkan, PR adalah residivis kasu narkoba. Wanita bertubuh mungil ini pernah ditahan selama 2 tahun dalam kasus narkoba dan baru keluar penjara pada Maret 2017. Bukannya kapok, jera namun niat untuk menyelundupkan narkoba masih dijalaninya. o eee