Selasa, 14 November 2017

Operasi Zebra di Bekasi, 5.000 Kendaraan Ditilang

Ist.
Beritabatavia.com - Selama hampir dua minggu Operasi Zebra diadakan serentak di seluruh wilayah hukum di Indonesia, Polres Metro Bekasi Kota mencatat sebanyak 5124 penilangan yang dilakukan Polres, hingga Senin (13/11).

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan angka 5.124 itu jika dilihat detail per hari, semakin hari pelanggar cenderung semakin menurun. “Masyarakat sudah menyadari akan pentingnya berlalu lintas,” ungkapnya di Bekasi, Selasa (14/11)

Data yang dirilis dari Polres Metro Bekasi Kota, dari 1 November lalu, tercatat ada sebanyak 285 penilangan. Angka itu kemudian merangkak naik di hari kedua dan ketiga, masing-masing 323 dan 350 penilangan. Kemudian sempat terjadi penurunan jumlah penilangan di hari keempat, yakni 267. Lalu meningkat kembali di hari ke lima, sebanyak 350 penilangan.

Angka itu kemudian merangkak mencapai puncaknya, pada 6 November dan 7 November, masing-masing 607 dan 621 penilangan.  “Setelah tanggal 8, angkanya menurun sampai hanya 300-an penilangan,” kata Erna.

Polres Metro Bekasi Kota juga mencatat selain adanya penilangan, juga terdapat tindakan teguran yang dilakukan. Tercatat ada sekitar 150 teguran selama hampir dua minggu ini.

Erna menyebut di delapan polsek yang dimiliki Polres Metro Bekasi Kota setidaknya masing-masing ada dua hingga tiga titik tempat yang dilakukan Operasi Zebra pada November ini. Titiknya pun tak mesti sama dari satu titik ke titik yang lain.

Menurut Erna, Operasi Zebra selama ini efektif untuk menyadarkan dan mengingatkan masyarakat mengenai apapun yang harus disiapkan oleh masyarakat ketika berkendara di jalan raya. Erna menyebut saat ini masyarakat masih banyak yang tak mengerti dengan apa yang harus dilakukan di jalan raya. “Sehingga Operasi Zebra itu untuk meningkatkan kesadaran untuk tidak lagi melanggar peraturan lalu lintas,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya Erna tak memungkiri ada kendala yang kerap muncul. Ia menyontohkan seperti adanya pengendara yang langsung balik kanan, ketika tahu di depannya ada Operasi Zebra.

Menurutnya, hal itu sebenarnya dapat mengganggu pengguna jalan yang lain. Namun, ia mengaku kepolisian tak bisa menambah radius dalam pelaksanaan Operasi Zebra untuk menghindari keadaan itu. Erna juga mengatakan setiap tahun, Operasi yang lain juga akan dilaksankan kembali. “Di akhir tahun ada operasi lilin, dan nanti juga ada operasi-operasi yang lain,” katanya. Ia pun berharap dengan adanya Operasi Zebra, masyarakat dapat kembali tertib untuk berlalu lintas demi keselamatan masing-masing pengendara. o reo