Jumat, 17 November 2017

BI-Polri Pererat Sinergi Demi Tebas Kejahatan Siber

Ist.
Beritabatavia.com -
Bank Indonesia (BI) mempererat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat, salah satunya upaya mengatasi ancaman kejahatan dunia maya (cyber crime).

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengungkapkan, inovasi tindakan kejahatan terus terjadi seiring perkembangan teknologi. Untuk itu otoritas harus peka dalam mengantisipasinya.

"Risiko cyber crime itu luar biasa," tutur Agus dalam kegiatan Sinergi BI-Polri Program Enrichment Ekonomi dan Keuangan Bagi Kapolda dan Kepala Kantor Perwakilan BI Dalam Negeri, Jumat (17/11).

Agus mengaku, saat menghadiri pertemuan negara anggota G-20 beberapa waktu lalu, Indonesia diingatkan untuk menjaga keamanan data. Pasalnya, percobaan pembobolan data di berbagai pusat data negara-negara maju terjadi setiap 10 menit.

"Kalau Indonesia tidak hati-hati, keamanan dari sistem informasi Indonesia bisa rentan. Terima kasih, di lingkungan kepolisian sekarang sudah ada unit khusus untuk membangun penangkal ancaman [siber] ini, dan kami dari BI berkomitmen untuk berbagi informasi dalam memahami risiko dari ancaman siber," ujarnya.

Selain ancaman siber, selama ini sinergi antara kedua lembaga dalam hal pengawalan, pengamanan, dan penegakan hukum juga terus berjalan di bidang sistem pembayaran, pengelolaan uang Rupiah dan pengendalian inflasi.

Hal itu diantaranya terwujud dalam kegiatan tukar menukar informasi, peningkatan sumber daya manusia, distribusi uang ke daerah perbatasan dan upaya pemberantasan pemalsuan dan pencucian uang.

Tiga tahun lalu, lanjut Agus, rasio uang palsu mencapai rata-rata 23 lembar per 1 juta lembar uang. Namun, berkat kerja sama kedua instansi, tahun lalu rata-rata rasio uang palsu turun menjadi 13 lembar dan saat ini sudah di bawah 10 lembar uang palsu per 1 juta lembar uang.

Kepala Badan Pemeliharaan Polri Moechgyarto menambahkan, sinergi BI-Polri akan terus dilakukan ke depan mengingat kerja sama keduanya akan berimbas positif pada kestabilan ekonomi dan iklim investasi.

"Tugas Polri adalah mewujudkan keamanan dan situasi yang kondusif, mantap, sehingga akan menjaga stabilitas ekonomi," ujarnya. o cio