Rabu, 29 November 2017

Protes Sikap Lawyer, Mantan Model Bawa Kambing ke Polda Metro

Ist.
Beritabatavia.com - TAK terima disamakan dengan seekor kambing saat meminta pertanggungjawaban atas kehamilan hingga melahirkan seorang anak yang diduga dilakukan oleh Lawyer kondang Ferry Juan, mantan model Putri Stagi Wallter medatangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dengan membawa seekor kambing putih mulus dengan sejumlah tulisan tangan.

Rabu, (29/11/2017) sekitar pukul 11.40 WIB, kambing yang dibawa Puri diturunkan dari mobil dan diberikan baju dengan tulisan ‘Kambing pun siap di tes DNA’ dan  ‘Tolong jangan hina, samakan saya Dengan kambing… Pertanggungjawabkan… Kata-kata anda …!!!’

Dengan nada kesal, Putri meluapkan amarahnya sembari memegang tali kambingnya sebagai luapan kemarahan atas dugaan penghinaan yang dilakukan FJ. “Tapi dia gak bertanggungjawab saya ngebesarin anak sendiri, anak saya sudah 16 tahun, anak saya Z juga anak Ferry Juan pengacara itu,” kata Putri kepada wartawan.

Kedatangan Putri sendiri untuk menjalani pemeriksaan atas laporannya yang dibuat 24 Oktober 2017 dengan nomor LP/5162/X/2017/PMJ/Dit.reskrimsus. Dalam laporan ini oknum pengacara Ferry Juan dituduh melakukan pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik.

Putri menjelaskan Ferry Juan merupakan ayah dari putrinya yang kini sudah berusia remaja. Sayangnya saat minta pertanggungjawaban dengan lakukan tes DNA, justru pengacara kondang ini menanggapi dalam akun media sosial pribadinya agar melakukan tes DNA dengan kambing.

“Kan kemaren dia di media ngomong kamu tes DNA aja sama kambing, itu namanya membandingkan seolah-olah saya itu hewan, binatang. Masa dibandingkan dengan kambing,” tuturnya

Razman Arif Nasution, kuasa hukum Putri menjelaskan laporan terhadap Ferry Juan dilakukan sejak bulan lalu karena kliennya itu tidak terima saat merasa disamakan dengan kambing ketika meminta tes DNA. “Dia (Ferry Juan) langsung makan sate dibuat lagi, jadi ada dua. Nah ini dagingnya dikasih untuk dimakan, darahnya untuk tes DNA,” kata Razman menirukan kata-kata Ferry Juan.

Sebenarnya niat kedatangan mereka untuk diambil keterangan oleh penyidik, namun Putri memaksa untuk membawa seekor kambing sebagai ungkapan kekesalan dirinya. “Sebagai kuasa hukum saya tidak bisa menahan dia datang bawa (kambing),” kata Razman.

Kambing tersebut nantinya akan dikirimkan ke kantor FJ di Jakarta Utara. “Dia (PSW) ini ingin mencari di mana FJ, supaya dia minta kenapa disamakan dengan kambing, dia merasa dipermalukan,” ucap dia.

Dalam laporannya, FJ diancam Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP dan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. 0 EEE