Rabu, 06 Desember 2017

Kemacetan Jakarta Tak Halangi Wisman China Berwisata

Ist.
Beritabatavia.com - Tak disangka, DKI Jakarta yang kondang dengan kemacetan serta keriuhan dinamika politik, ternyata sangat diminati wisatawan asal China.  Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, kunjungan wisman yang plesiran ke DKI Jakarta pada Oktober 2017, terbesar berasal dari China, yakni 28.416 kunjungan. Atau 12,85% dari total kunjungan wisman.

"Lima lima kebangsaan yang menjadi pengunjung terbanyak ke Jakarta pada Oktober 2017, adalah China," papar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS DKI Jakarta, Dewi Kundalini Saraswati dalam rilis resminya, Rabu (06/12/2017).

Berikutnya disusul wisman asal Malaysia sebanyak 28.141 kunjungan, atau 12,73%. Posisi selanjutnya wisman Jepang sebanyak 18.902 kunjungan, atau 8,55%. Sedangkan Singapura sebanyak 17.188 kunjungan, atau 7,78%, dan Korea Selatan sebanyak 10.991 kunjungan, atau 4,97%.

Kunjungan dari lima kebangsaan wisman tersebut, kalau ditotal jenderal mencapai 103.638 kunjungan, atau 46,88% dari total kunjungan wisman ke DKI Jakarta. "Ini menunjukkan bahwa kelima negara itu sangat penting peranannya karena menjadi pasar utama kepariwisataan asing Jakarta," tutur Kundalini.

Pada Juli 2017, kata dia, wisatawan asal Arab Saudi sempat menggeser posisi wisatawan China ke posisi dua. Namun sejak Agustus hingga Oktober 2017, wisman China kembali mendominasi kunjungan ke DKI Jakarta.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke DKI Jakarta, melalui tiga pintu pada Oktober 2017, berjumlah 221.062 kunjungan, Atau turun 1,69% dibandingkan kunjungan September 2017 sebanyak 224.855 kunjungan. Kalau disandingkan dengan jumlah kunjungan wisman Oktober 2016, terjadi penurunan 9,03%.

Jumlah total kunjungan wisatawan mancanegara ke DKI Jakarta dari Januari-Oktober 2017 sebanyak 2.212.493, meningkat 7,47% dibandingkan Januari-Oktober 2016 sebanyak 2.058.772 kunjungan. 0 BPS