Senin, 11 Desember 2017

Terkait Yerussalem, Mc Donald Ciputat Dilempari Telur Busuk

Ist.
Beritabatavia.com - PULUHAN mahasiswa UIN yang menamai dirinya Laskar Santri Nusantara memprotes sikap Presiden AS Donald Trump dengan melempari restoran cepat saji Mc Donald di Ciputat dengan telur busuk. Sebelumnya, mereka menggelar aksi unjuk rasa, di depan UIN Syarif Hidyatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Senin (11/12/2017).

Dalam aksinya, para mahasiswa menutup separuh Jalan Ir H Juanda, dari arah Ciputat menuju Pasar Jumat, Jakarta. Aksi dilanjutkan dengan membakar sejumlah foto Presiden Amerika Donald Trump. Mahasiswa juga membakar sejumlah replika bendera Israel dalam aksi protesnya. Aksi puluhan mahasiswa ini, mengakibatkan kemacetan panjang hingga 5 Kilometer.

Usai menutup separuh jalan, mahasiswa melakukan longmarch sejauh 500 meter menuju rumah makan modern Mc Donalds yang berada tepat di samping Polsek Ciputat, di Jalan Ir H Juanda. Aksi longmarch mahasiswa berhenti di depan Mc Donalds. Di sini, mahasiswa melakukan aksi segel selama 30 menit, hingga pengunjung yang sedang makan di dalam rumah makan itu tidak bisa keluar.

Begitupun dengan pengunjung yang akan masuk ke rumah makan itu tidak bisa memesan makanan. Aksi dimulai dengan orasi, tepat di bibir pintu masuk rumah makan yang dituding milik Amerika itu. Sebelum segel dibuka, para mahasiswa melempari tulisan besar Mc Donalds yang ada di atas gedung itu dengan telor busuk yang sudah disiapkannya sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Amerika.

Wakapolsek Ciputat AKP Ana Tangketasik mengatakan, selama tidak merusak tidak apa-apa. Aksi lempar telur, blokade dan tutup jalan mahasiswa, dianggapnya hanya sebagai aspirasi dalam aksi demo. "Mereka tidak menyerang, tidak merusak. Hanya aspirasi. Kalau merusak, pasti banyak yang hilang. Itu aspirasinya. Tidak apa itu. Boleh mengeluarkan aspirasi," kata Ana.

Dalam mengawal aksi mahasiswa itu, pihak kepolisian dari Sektor Ciputat menerjunkan sebanyak 20 orang anggota. Mereka tersebar disejumlah titik, dan di sekitar barisan mahasiswa yang demo. "Kami menurunkan 20 anggota kepolisian. Mereka kami sebar untuk mengatur lalu lintas dan di rumah makan Mc Donalds itu agar tidak terjadi pengrusakan oleh para pendemo," sambung wanita berhijab ini. 0 SIN