Selasa, 12 Desember 2017

2017, 529 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalin di Jakarta

Ist.
Beritabatavia.com - Sejak Januari hingga November 2017, Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 529 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Lalin) di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Berbagai cara sudah dilkukan untuk menekan korban meninggal, sayangnya angka korban masih tetap tinggi.

"Jumlah itu menurun sedikit dibandingkan tahun 2016 dengan periode sama, tercatat sebanyak 619 orang. Perbandingan tingkat fatalitas korban meninggal dunia terjadi penurunan sekitar 15 persen," ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto pada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (12/12/2017).

Menurutnya, total angka kecelakaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya sejak Januari hingga November tahun ini tercatat sebanyak 5.140 kejadian. Jumlah itu lebih sedikit ketimbang tahun lalu dengan periode sama yang tercatat sebanyak 5.721 kejadian.

"Perbandingan kejadian Laka Lantas (kecelakaan lalu lintas) terjadi penurunan sekitar 10 persen," ujarnya. Secara keseluruhan, bebernya, total ada 6.028 orang yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun ini.
 
Selain korban tewas, ada juga tercatat sebanyak 1.007 orang luka berat, dan 4.492 orang mengalami luka ringan. Jumlah kerugian materiil kecelakaan tahun ini ditaksir mencapai Rp15 miliar lebih.

Dari sisi profesi, korban kecelakaan lalu lintas tahun ini didominasi kalangan karyawan atau pegawai swasta, yang tercatat sebanyak 4.800 orang. Ada juga dari kalangan pegawai negeri sipil sebanyak 88 orang, mahasiswa dan pelajar 332 orang, pengemudi 66 orang, TNI 33 orang, dan anggota Polri 70 orang.

Kalangan karyawan atau pegawai swasta juga mendominasi pelaku kecelakaan lalu lintas tahun ini, yang tercatat sebanyak 3.008 orang. Lalu, pelaku dari kalangan pegawai negeri sipil ada 51 orang, mahasiswa dan pelajar 405 orang, pengemudi 218 orang, TNI 17 orang, serta anggota Polri sebanyak 74 orang.

Sedang dari segi usia, tambahnya, korban kecelakaan lalu lintas didominasi kalangan yang berumur 31 tahun ke atas dengan jumlah total 3.245 orang. Sedangkan, usia 30 tahun ke bawah tercatat sebanyak 2.783 orang. Pelaku kecelakaan lalu lintas juga didominasi usia 31 tahun ke atas dengan jumlah 2.079 orang. Sedangkan, pelaku di usia 30 tahun ke bawah ada 1.694 orang.

Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor jadi yang terbanyak tahun ini dengan jumlah 4.578 kejadian. Berikutnya, mini bus dengan 1.237 kejadian, truk biasa 431 kejadian, kontainer 152 kejadian, Sedan dan bus yang masing-masing tercatat sebanyak 135 kejadian, mobil pick up 130 kejadian, mikrolet 109 kejadian, dan truk tronton 103 kejadian. 0 baim