Jumat, 15 Desember 2017

Renovasi Lapangan Banteng Molor

Ist.
Beritabatavia.com - REVITALISASI Lapangan Banteng, di Jakarta Pusat molor dari target awal, semula Desember 2017 bergeser menjadi Maret 2018. Padahal, renovasi Lapangan Banteng tidak menggunakan dana pemerintah. Pembiayaan proyek tersebut sepenuhnya akan ditanggung pihak swasta melalui skema kompensasi koefisien lantai bangunan dan dana corporate social responsibility (CSR).

Kepala Seksi Pertamanan Dinas Kehutanan DKI Hendrianto berdalih pihaknya menghadapi kendala perijinan. Dia mengatakan penyusunan perjanjian kerjasama dan perjanjian pemenuhan kewajiban antara pemerintah DKI dan perusahaan swasta baru selesai pada Oktober 2017. Sehingga proses renovasi baru bisa dimulai November 2017.

"(Selesai) Desember itu enggak mungkin, karena perjanjian pemenuhan kewajiban baru kami miliki pada 3 Oktober. Kalau pengerjaan cuma beberapa hari kan enggak mungkin," kata dia di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2017).

Saat ini semua perizinan lainnya seperti izin mendirikan bangunan dan izin pemanfaatan cagar budaya sudah selesai diurus. Sehingga pihaknya sudah dapat memulai proyek renovasi. "Hari ini mudah-mudahan sudah keluar Izin Prinsip dari Gubernur. Semoga jadi tambah lancar (proyek renovasi)," kata dia.

Disebutkan,lebih mengkhawatirkan masalah cuaca Jakarta yang selama beberapa hari ini diguyur hujan. "Tapi kami tetap yakin (proyek) dapat selesai sesuai target," kata dia.

Proyek renovasi Lapangan Banteng terbagi dalam beberapa pekerjaan, yaitu pembangunan pagar di sekitar lapangan bola, pembangunan lapangan olahraga, perbaikan Monumen Pembebasan Irian Barat dan pengerjaan taman.

Perbaikan Tugu Irian Barat akan dilengkapi dengan bangunan berbentuk setengah lingkaran yang difungsikan sebagai amphitheater. Area monumen bersejarah itu juga dilengkapi dengan kolam serta pelataran yang difungsikan untuk berbagai kegiatan kesenian dan kebudayaan, seperti konser musik.

Di area Lapangan Banteng juga akan dibangun Bangunan Bendera, yang merupakan bangunan penunjang untuk mempertegas keberadaan monumen. Selain itu, bangunan tersebut juga akan dipakai untuk menaruh bendera pada acara kenegaraan, lokasi toilet, musala dan area penjual makanan.

Sementara itu, zona olah raga akan terbuka selama 24 jam bagi semua warga Jakarta. Arena ini akan mempertegas ruang terbuka hijau sebagai area resapan kota. Namun fungsi di dalamnya dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga karena tersedia lapangan sepak bola, lapangan basket, dan lapangan serbaguna. Juga dapat digunakan untuk berekreasi karena dilengkapi dengan taman bermain anak. 0 TMP




Berita Terpopuler