Kamis, 21 Desember 2017

DP 0 Rupiah, Warga Kira Pemprov DKI Bagi-bagi Rumah

Ist.
Beritabatavia.com - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menilai program rumah DP 0 rupiah yang dicetuskkan Wakil Gubernur DKI saat kampanye Pilkada, rupanya masih belum dipahami semua warga Jakarta.

Amran Nukman, Ketua REI DKI Jakarta menceritakan pengalamannya beberapa waktu lalu ketika diminta menjadi pembicara dalam acara rumah DP 0 rupiah di Balai Kota. "Jadi waktu itu acara jam 09.00, jam 07.00 ramai di Balai Agung, mungkin dipikir datang pagi bisa dapat rumah, Pemprov kaget juga," kata Amran dalam diskusi bertajuk "Menuju Jakarta yang Layak Huni" di Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017).

Amran menyebut warga bahkan sampai memenuhi balkon di Balai Agung. Padahal, acara itu hanya sosilisasi program DP 0 rupiah. Amran diundang untuk membantu menjelaskan skema pembiayaan dari sisi pengembang. Sayangnya, banyak warga yang datang kecewa karena mengira program DP 0 rupiah adalah cicilan rumah 0 rupiah.

"Jadi dipikiran yang hadir ini kan DP 0 rupiah, tapi dikiranya Pemprov bagi-bagi rumah gratis, kan enggak mungkin enggak ada duitnya," ujar Amran.

Amran akhirnya menjelaskan kepada warga bahwa program yang dijalankan Pemprov adalah skema kredit kepemilikan namun tanpa membayar down payment (DP). Namun, Amran mengaku belum mengetahui rinci program yang dimaksud Pemprov.

"Apa mau DP ini dimasukkan ke cicilan, atau cicilannya bertahap, makanya tinggal skema DP 0 rupiah ini diformulasikan supaya satu bahasa ke masyarakat," kata Amran.

Amran menyampaikan ia dan pengembang anggota REI DKI Jakarta mendukung penuh program Pemprov DKI dalam menyediakan rumah bagi warganya. Hanya saja, REI meminta Pemprov memformulasikan dengan jelas program ini dan menyampaikannya ke REI dalam pertemuan formal. 0 KMC