Rabu, 27 Desember 2017

2018, Timnas Indonesia Penuh Tantangan

Ist.
Beritabatavia.com -
Timnas Indonesia menghadapi sejumlah turnamen sepakbola bertaraf internasional pada 2018 mendatang. Mulai dari Asian Games pada bulan Agustus hingga Piala AFF Futsal akan digelar. Tak hanya di tingkat senior, kejuaraan besar juga menanti bagi skuad U-16 dan U-19.
 Hal ini menjadi tantangan sendiri bagi timnas dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Kita ingin momentum itu kita pakai. Kami ingin sepak bola di Indonesia juga bisa menjadi event men-drive industri dan ini menjadi tantangan sendiri," kata Wakil Ketua PSSI Joko Driyono seperti diunduh laman Tempo.co, Rabu (27/12/2017).
 
Berikut beberapa turnamen besar yang akan diikuti oleh Timnas di tahun 2018:
 
1. Asian Games 2018 (Agustus)
Pelatih Indonesia Luis Milla masih meramu formula terbaik bagi skuad Timnas U-23 yang akan bertanding di Asiab Games 2018 mendatang. Hingga saat ini, Milla masih mengandalkan pemain dari U-22 yang pada tahun 2017 ini menjadi juara 3 di SEA Games Kuala Lumpur.

SEA Games lalu, timnas U-22 tampil impresif sejak babak penyisihan grup. Evan Dimas cs bermain dengan pola possession ball yang apik. Dibantu gelandang serang cepat seperti Septian David Maulana hingga Febri Haryadi, skuad asuhan Milla mampu menembus babak empat besar. Sayang di semifinal, Garuda Muda harus kalah dari tuan rumah Malaysia. Di perebutan peringkat tiga, Indonesia kembali tampil menawan saat mengalahkan Myanmar. Timnas pun memastikan medali perunggu bagi Indonesia.

Di Asian Games nanti, tiap negara wajib menggunakan pemain U-23 sebagai basis skuadnya. Meski begitu, tiga pemain senior diperbolehkan ikut dipanggil. Sepanjang persiapan Timnas menuju Asian Games, Milla beberapa kali mencoba memadukan skuad U-23 dan senior, demi mencari sosok pemain senior yang paling dibutuhkan.
 
Di beberapa pertandingan terakhir Timnas, Milla bahkan menggunakan hanya tiga pemain senior saja. Mereka adalah kiper Andritany Ardiyasha dari Persija Jakarta, bek Fachrudin Ariyanto dari Madura United, dan striker Ilija Spasojevic dari Bhayangkara FC.
 
Meski begitu Milla mengatakan skuad itu untuk saat ini masih belum pasti. "Saya memiliki 50 lebih daftar nama-nama pemain potensial yang bisa saja dipanggil," kata Milla. Milla jelas tak main-main. Ketua PSSI Edy Rahmayadi telah menargetkan Timnas agar lolos ke empat besar cabang sepakbola Asian Games 2018.
 
2. Uji Coba Internasional kontra Islandia (Januari 2018)
Uji coba internasional ini kerap digunakan timnas sebagai ajang persiapan untuk Asian Games 2018. Tak aneh, Luis Milla kerap lebih memilih skuad U-23 sebagai pilihan utamanya di tiap laga ini.
 
Pun halnya dengan laga kontra Islandia pada 14 Januari 2018. Mendapat kesempatan bermain melawan peserta Piala Dunia 2018, Indonesia kemungkinan akan menurunkan timnas senior yang berisi pemain U-23 dan beberapa pemain senior.

3. Piala AFF U-18 2018 (Juli)
Turnamen ini akan digelar di Indonesia pada 2-14 Juli 2018. Tak adanya pelatih bagi timnas U-18 menjadi kendala sendiri. PSSI sebelumnya telah memutuskan tak memperpanjang kontrak pelatih Indra Sjafri. Kursi pelatih pun saat ini diisi sementara oleh Asisten Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti.
 
PSSI sendiri mengatakan masih mencari sosok pengganti Indra yang memiliki satu visi dengan mereka. Namun dengan waktu yang semakin dekat, dapatkah Timnas U-18 tampil apik?

Timnas Indonesia terakhir menjadi juara turnamen ini pada 2013 di bawahan Indra Sjafri. Saat itu, Indonesia juga menjadi tuan rumah dan skuad Evan Dimas, Ilham Udin, Paulo Sitanggang cs mampu menaklukan Vietnam lewat adu tendangan penalti.

Di Piala AFF U-18 tahun 2017, skuad Indra Sjafri juga menampilkan permainan bagus. Namun langkah mereka harus terhenti di semifinal. Mereka harus puas di posisi ketiga setelah di perebutan juara ketiga menang atas tuan rumah, Myanmar.  di AFF U-18 2017, sejumlah prestasi juga diukir. Salah satunya adalah gelandang serang timnas, Egy Maulana Vikri, yang didapuk menjadii pemain terbaik sepanjang turnamen. Egy juga menjadi top skor dengan torehan delapan gol.
 
4. Piala Asia U-16 (September-Oktober)
Timnas Indonesia U-16 tampil impresif di babak kualifikasi Piala Asia, yang digelar di Bangkok, Thailand pada September 2017 lalu. Tim asuhan pelatih Fakhri Husaini itu bahkan mengalahkan tim kuat sekaligus tuan rumah Thailand. Mereka mengakhiri kualifikasi dengan bercokol di puncak klasemen dengan torehan menang di semua laga.
 
Selain itu, striker timnas Sutan Diego Armando Ondriano Zico, juga mencuri perhatian. Zico, melesakan 10 gol dari empat pertandingan. Undian grup untuk babak utama Piala Asia U 16 belum dilakukan. Turnamen ini akan dilaksanakan pada 20 September hingga 7 Oktober 2018 di Malaysia.

5. Piala Asia U-19 2018 (Oktober-November)
Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia dipastikan langsung lolos ke putaran final Piala Asia U-19. Meski begitu, Timnas Indonesia di bawah asuhan Indra Sjafrie, memutuskan tetap ikut di babak kualifikasi meski tidak mempengaruhi hasil apapun.
 
Pertandingan di babak kualifikasi yang digelar di Korea Selatan itu awalnya diniatkan sebagai ajang latihan dan mengasah kemampuan. Egy Maulana cs juga tampil impresif di dua laga awal. Namun di dua laga terakhir kontra Malaysia dan Korea Selatan, timnas takluk. Hasil buruk inilah yang disebut-sebut menjadi salah satu alasan Indra Sjafri tak diperpanjang PSSI.
 
Dengan masih kosongnya kursi pelatih resmi, langkah Timnas Indonesia U-19 menjadi semakin berat. Apalagi mereka juga ditargetkan menembus empat besar atau lolos ke semifinal. Empat negara terbaik memang akan mendapat tiket otomatis masuk ke Piala Dunia Junior.
 
6. Piala AFF 2018 (November-Desember)
Diperuntukan untuk timnas senior, turnamen ini akan digelar pada akhir tahun, tepatnya 8 November hingga 15 Desember 2018. Turnamen ini menggunakan sistem kandang-tandang di fase grup antar negara Asia Tenggara. Pengundian grup baru akan dilaksanakan pada bulan Mei 2018.
 
Timnas Indonesia belum pernah menjuarai turnamen ini. Meski begitu, Indonesia terhitung telah lolos lima kali ke partai final. Termasuk pada turnamen AFF Cup terakhir pada 2016. Di partai final timnas harus takluk dari Thailand dengan agregat gol 2-3. (TMP)