Rabu, 27 Desember 2017

Bersepeda, Kurangi Depresi, Stress & Rasa Cemas

Ist.
Beritabatavia.com - Selain menjadi salah satu cara agar tetap bugar, bersepeda secara rutin juga bisa membantu mengurangi depresi, stres dan rasa cemas.
Bersepeda juga meningkatkan produksi bahan kimia seperti serotonin, dopamin dan phenylethylamine di otak sehingga membuat Anda merasa bahagia dan menjaga dari depresi.

Kegiatan bersepeda juga bisa mengurangi kadar kolesterol jahat yang berujung berkurangnya risiko penyakit jantung. Juga  bagi mereka yang menderita sakit lutut atau sendi sebaiknya memilih sepeda statis, papar Managing Director dari pusat spesialis diabetes Dr Mohan, RM Anjana dan fisioterapis dari klinik AktivHealth, Deepali Badoni, seperti diunduh Indian Express, Rabu (27/12/2017).

Para penyandang diabetes sebenarnya tak masalah bila ingin bersepeda, dengan syarat mereka bisa memastikan agar mereka tidak kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi.

Mereka yang menyandang diabetes tipe 1 perlu membawa makanan ringan mengandung karbohidrat jika ingin bersepeda lebih dari satu jam. Baca: 3 Hal ini Sering Mengancam Kaki Saat Liburan Panjang

Penyandang diabetes perlu memeriksa kadar gula darah mereka sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Caranya dengan menggunakan meteran glukosa darah (CGM).

Bersepeda juga menurunkan berat badan, bersepeda bisa menjadi pilihan ideal. Mengendarai sepeda pada kecepatan moderat (19-22 km/jam) selama setengah jam bisa membakar kalori sebanyak 235 kalori. Dengan bersepeda satu jam, maka kalori yang dibakar akan mencapai 400-500 kalori.

Pembakaran kalori akan bergantung pada berat badan, faktor genetik, dan intensitas latihan. Bersepeda di jalan menanjak tentu akan membakar kalori lebih banyak dibandingkan hanya melakukannya di jalan lurus.

Berikut adalah berbagai manfaat lain olahraga bersepeda:

1. Membakar kalori
Gerakan tubuh saat mengayuh sepeda membantu membakar banyak kalori. Orang dengan berat sekitar 80 kg, dapat membakar lebih dari 500 kalori setelah melakukan satu jam bersepeda pada kecepatan moderat. Setengah jam bersepeda rekreasi (kecepatan 8 km/jam) bisa membakar 75-155 kalori, sedangkan bersepeda dengan kecepatan moderat 16 km/jam bisa membakar 190-415 kalori dalam 30 menit.

2. Melatih otot
Bersepeda melibatkan penggunaan otot paha depan, hamstring, dan otot betis. Aktivitas bersepeda akan membuat otot-otot tersebut kencang dan kuat serta tubuh juga terlihat lebih ramping. Olahraga ini juga membantu meningkatkan metabolisme istirahat, menyebabkan pembakaran kalori terjadi lebih banyak meskipun tubuh sedang dalam kondisi istirahat. Otot-otot perut dan punggung juga diperkuat sehingga mengarah ke keseimbangan serta postur tubuh yang lebih baik.

3. Meningkatkan kebugaran kardiovaskular
Bersepeda secara teratur bisa meningkatkan kebugaran kardiovaskular, sehingga menyediakan lebih banyak energi sepanjang hari. Bersepeda juga dikenal membantu mencegah penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

4. Pelepas stres
Stres telah menjadi bagian tak terelakkan dari gaya hidup modern. Bersepeda membantu Anda mengalihkan pikiran serta membuat emosi menjadi rileks.

5. Mencegah penyakit
Berbagai penyakit seperti diabetes dan ketidakseimbangan hormon dapat dicegah dengan bersepeda. Juga Bersepeda bukanlah olahraga yang memerlukan beban atau mengakibatkan tekanan pada sendi. Itu sebab, olahraha ini dikenal ramah pada sendi terutama ketika dilakukan oleh orang berusia lanjut. 0 baim











Berita Terpopuler