Rabu, 03 Januari 2018

Parkir Liar di Kota Tua Kian Marak

Ist.
Beritabatavia.com -
Kota Tua Jakarta, salah satu destinasi wisata di Jakarta. Hampir setiap hari kawasan tersebut dikunjungi ribuan warga. Ironisnya, pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh dari parkir Kota Tua sangat minim. Dimana lokasi parkiran resmi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di Jalan Cengkeh hanya dapat meraup pendapatan sebesar Rp300.000 per hari. Padahal, tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai Rp10 juta per hari.

Humas UPT Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ivan Valentino mengatakan, sepinya pengunjung Kota Tua memarkirkan kendaraannya di tempat parkir Jalan Cengkeh lantaran banyak parkir liar di sekitar kawasan tersebut.

Terlebih, lokasi parkir resmi milik Pemprov itu cukup jauh dari Taman Fatahillah atau pusat wisata Kota Tua. “Pengunjung lebih memilih memarkirkan kendaraan di parkir liar, karena dianggap lebih dekat,” kata Ivan di Jakarta, Rabu (3/1/2017).

Hal ini diduga karena kurang seriusnya Pemkot Jakarta Barat mengelola kantong parkir tersebut. Padahal dalam membangun kawasan parkir dan lokasi binaan PKL di Jalan Cengkeh menghabiskan anggaran Rp14 miliar.

Terhadap parkir liar yang menjamur di kawasan Kota Tua, Ivan mengatakan, UPT Perparkiran Dishub tidak dapat berbuat banyak. Sebab, wewenang penataan sepenuhnya di bawah Pemkot Jabar. Ivan berharap, segera ada penataan parkir di lokasi tersebut.

Menurut dia, apabila parkir liar bisa ditertibkan, pendapatan pemprov lebih meningkat. Pendapatan parkir DKI Jakarta mengalami kenaikan dari Rp5,2 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp107 miliar pada 2017. 0 INI