Kamis, 04 Januari 2018

Januari 2018, Harga Biodiesel Rp8.000 perliter

Ist.
Beritabatavia.com - HARGA indeks pasar biodiesel kembali turun pada Januari 2018 menjadi Rp8.000 per liter. Harga tersebut turun 5,78% dari bulan sebelumnya, yakni Rp8.491 per liter.

Mengutip laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (4/1/2018), berdasarkan data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, HIP biodiesel terus merosot sejak Oktober 2017 dari Rp8.518 per liter menjadi Rp8.491 per liter pada Desember 2017.

Harga tersebut ditambah besaran ongkos angkut sesuai dengan ketentuan Keputusan Menteri ESDM No. 2026 K/12/MEM/2017. Penurunan HIP biodiesel tersebut dipengaruhi oleh harga rata-rata minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) Kharisma Pemasaran Bersama (KPB) periode 25 November 2017 - 24 Desember 2017.

Harga CPO juga mengalami penurunan menjadi Rp7.841 per kg dari sebelumnya Rp8.405 per kg. Sementara HIP bioetanol mengalami kenaikan tipis pada bulan ini. Pemerintah menetapkan HIP Bioetanol senilai Rp10.090 per liter. Terhitung sejak November 2017, HIP Bioetanol terus merangkak naik menjadi Rp10.077 dan Rp10.088 pada Desember 2017.

HIP Bioetanol ditentukan oleh rata-rata tetes tebu KPB selama 25 Juli-24 Desember 2017 senilai Rp1.625 per kg ditambah besaran dolar Amerika senilai 0,25 USD per liter. Besaran rata-rata tetes tebu KPB tercatat sama untuk perhitungan bulan sebelumnya.

HIP Bahan Bakar Nabati ditetapkan setiap bulan dan dilakukan evaluasi paling sedikit 6 bulan sekali oleh Direktur Jenderal EBTKE. 0 RLS