Jumat, 05 Januari 2018

Sejak 2009 Hingga Kini Target Pajak Gagal Tercapai

Ist.
Beritabatavia.com -
Sejak tahun 2009 hingga kini 2017, target perolehan pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), gagal tercapai. Pil pahit ini terjadi sebanyak 8 kali berturut-turut peroleh pajak tidak pernah melampaui target.

Per 31 Desember 2017 negara hanya mampu mengumpulkan penerimaan pajak Rp1.151,10 triliun atau 89,68% dari total target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 sebesar Rp 1.283,6 triliun. "Penerimaan pajak 2017 tumbuh tapi tidak mencapai target," kata Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Robert Pakpahan  di Kantornya, Jakarta, Jumat (5/1/2017).

Dalam realisasi penerimaan pajak, Robert menuturkan hasil Rp1.151,10 triliun yang didapat sepanjang 2017 ini tumbuh 4,08% jika dibandingkan dengan tahun 2016 yang sebesar Rp1.105,94 triliun.

"Jika dikeluarkan penerimaan tax amnesty karena itu adalah penerimaan tak berulang maka penerimaan pajak tumbuhnya sebesar 15,85%. Total penerimaan realisasi pajak ini sedikit berbeda dengan data yang disampaikan oleh Menteri Keuangan beberapa waktu lalu, karena ada perbaikan Rp4 triliun," papar Robert.

Bila dilihat secara detail, capaian pajak sebesar Rp1.151,10 triliun ini berasal dari pajak penghasilan (PPh) non migas Rp596,89 triliun dari target Rp742,20 triliun atau mencapai 80,42%. Pajak penambahan nilai (PPN) dan PPnBM mencapai Rp480,73 triliun dari target Rp475,48 triliun atau 101,10%.

Sedangkan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) realisasinya Rp16,77 triliun dari target Rp15,41 triliun atau 108,82%. Pajak lainnya mencapai Rp 6,75 triliun dari target Rp8,70 triliun atau 77,53%. Untuk realisasi pajak PPh migas Rp49,96 triliun dari target Rp41,77 triliun atau 119,60%.

"Dengan hasil ini Ditjen Pajak optimis dalam menyambut tahun 2018 dengan target penerimaan Rp1.424 triliun. Fokus Kami adalah mengamankan target dan melanjutkan reformasi perpajakan," kata Robert.

Meski gagal mencapai target, Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan tetap happy dengan membagi-bagi pizza kepada seluruh karyawan DJP di setiap wilayah. "Sebetulnya hal seperti ini sudah pernah dilakukan olek Pak Ken Dwijugiasteadi (Dirjen Pajak yang lama). Saya hanya meneruskan," kata Robert.

Robert bilang, pembagian pizza merupakan bentuk perayaan kecil yang dilakukan DJP dari hasil kerja keras anak buahnya dalam setahun mengumpulkan pundi-pundi penerimaan negara. 0 NDIK