Jumat, 05 Januari 2018

Pertahankan Tas, Perut Ahmad Nasrudin Diclurit Penjambret

Ist.
Beritabatavia.com -
Penjahat Jalanan di Jakarta masih bergetayangan. Ini menujukkan Ibukota tidak aman dan nyaman bagi warga Jakarta. Gara-gara berusaha mempertahankan tas saat di jambret, perut Ahmad Nasrudin (24) robek disabet clurit penjambret di Jalan Tomang Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (5/1/2018) siang. “Korban sudah dibawa ke RS Pelni bersama anaknya yang masih balita,” kata Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rulian Sauri.

Kejadian naas menimpa Ahmad terjadi, terjadi usai shalat Jumat. Saat itu korban berjalan kaki menggandeng tangan anaknya dengan membawa sebuah tas. Datang dua pelaku memepet korban sembari mengacungkan sebuah celurit dan minta korban menyerahkan hartanya. Korban yang saat itu bersama balitanya berusaha mempertahankan diri dengan melawan pelaku. Namun, pelaku langsung melayangkan celurit ke arah korban mengenai perutnya hingga mengeluarkan darah segar.

Melihat korban ambruk kedua pelaku yang berboncengan  sepeda motor langsung kabur. Dibantu warga korban dilarikan ke rumah sakit, beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan. “Kami sudah identifikasi pelaku, anggota sedang berada dilapangan untuk menangkap pelaku,” tandas Rulian.

Sebelumnya terjadi perampasan HP pada Kamis (4/1/2018) sekitar pukul: 20.00 di Jalan Plumpang Semper, persis di depan PLN Rawabadak Selatan, Koja Jakarta Utara. Saat itu, Kuswanto (25) berada di dalam Metromini sambil memainkan HP-nya. Begitu Kuswanto bersiap turun, Wawan mendekat lalu menggasak HP-nya. Kaget, Kuswanto berteriak menyebutnya maling.

Wawan langsung turun lalu berlari menyelamatkan diri. Sejumlah orang cepat mengenarnya. Polisi yang juga berada tak jauh dari tempat itu ikut memburu. Namun Wawan yang ditangkap memberontak lalu kabur hingga timah panas polisi menghentikan pelariannya.

Juga aksi begal di Jalan Tanjung Duren, Grogol, Jakarta Barat. Bayu Ardiansyah (17) jadi korban saat melintas di Jalan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Bayu ketakutan lantaran para pelaku berjumlah 8 orang yang menggunakan 4 sepeda motor mengacungkan senjata tajam.

"Para pelakunya anggota geng motor, masih di bawah umur. Mereka mendapatkan korban dengan memepet sepeda motor korban beramai ramai sambil mengacungkan senjata tajam mengancam korban," tutur Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Renza Aktadevia, Jumat, (5/1/2018).

Menindaklanjuti hal itu, polisi kemudian melakukan perburuan, menyisir jalanan dan mendapati kelompok ini tengah menongkrong di depan minimarket di Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Mereka yang diringkus, RPP (17) dan JH (16) ditangkap pada Kamis 4 Januari 2018. “Dua orang kami tangkap dengan sejumlah motor curian," ujar Renza. 0 BBS





Berita Terpopuler
Minggu, 21 Januari 2018