Jumat, 05 Januari 2018

Penyelundup 1,3 Ton Ganja Menangis

Ist.
Beritabatavia.com -

Satuan Resers Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali menggeledah satu rumah milik tersangka penyelundupan 1,3 ton ganja asal Aceh. Kali ini rumah milik Gardawan alias Anto (24) di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, (5/1/2018). Dengan tangan terborgol dan mengenakan baju tahanan hijau Anto menunjukkan tempat tinggalnya.

Sesampai di pintu rumah Anto langsung disambut tangisan oleh sang istri, Hil (23) dan diberi pelukan hangat. Namun, kemesraan itu tidak berlangsung lama karena polisi meminta untuk menunjukkan tempat mereka tinggal.

Kemudian dalam rumah kontrakan tersebut kamar Anto berada di lantai dua yang terdapat tiga kamar dengan posisi kamarnya di tengah, sedangkan mertuanya Tat (47) tinggal di samping kiri kamarnya. Dalam kamar ukuran 3×4 mereka tinggal.

Disaksikan pemilik kontrakan, dan mertua tersangka, polisi mulai mencari beberapa barang bukti. Anto dan Hil diminta menunjukkan lokasi mereka menyimpan bong atau alat hisap yang sering digunakan Anto saat konsumsi sabu. “Sudah saya buang Pak sebelum saya berangkat ke Aceh,” kata Anto lirih. “Saya tidak tahu Pak, saya tidak buang apa-apa,” timpal Hil.

Selama penggeledahan berlangsung, tanpa rasa malu Anto bersandar dibahu istri yang baru dinikahi selama enam bulan dan menangis meminta maaf. Dengan air mata mengalir Hil langsung membalasnya dengan pelukan berusaha menenangkan suami tercintanya. “Kan Mama udah kasih tau dari dulu, sekarang udah terlanjur jalanin aja, yang sabar yak. Aku akan tunggu kamu” kata Hilda.

Katimsus III Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Dedi Herdian mengatakan, penggeledahan kali ini selain untuk mencari barang bukti baru juga untuk menyita beberapa barang hasil penjualan ganja.

“Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mencari TPPU-nya (tindak pidanan pencucian uang). Dalam kegiatan ini kami amankan beberapa barang bukti diantaranya emas dari hasil tindak kejahatan dan buku tabungan yang berisi transaksi hasil narkotika,” kata Dedi.

Berdasarkan surat pembelian emas tercatat Rp 6 juta yang diakui tersangka dari hasil penjualan ganja. “Selain itu buat beli mobil, elektronik sama biaya hidup pak,” kata Anto.

Dalam kasus ini, Anto bertugas mendampingi Rizky untuk mencari mobil boks dan mencarikan sopir yang akan mengantarkan mobil ke Aceh dan kembali membawa mobil berisi 1,3 ton ganja ke Jakarta. 0 PKO