Sabtu, 06 Januari 2018

Dimakamkan, Yon Koeswoyo Itu Pahlawan Musik

Ist.
Beritabatavia.com - Musisi legendaris Yon Koeswoyo dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (06/01/2018) pagi. Di hadapan ratusan pelayat, putra Yon, David Koeswoyo, mewakili keluarga mengucapkan terima kasih atas doa dan perhatian yang diberikan kepada ayahnya.

“Kami dari keluarga Yon Koeswoyo mengucapkan terima kasih atas doa, perhatian kepada ayah, om, serta kakek kami. Terima kasih semua perhatiannya. Saya tidak ingin mengucap hal lain, mohon doanya, semoga papa saya diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” kata David.

Selain dihadiri keluarga dan kerabat dekat, juga dihadiri gitaris Dewa Budjana, Ivan ‘Slank’, budayawan Emha Ainun Najib, Triawan Munaf, hingga Bens Leo.

Mewakili pemerintah, Triawan selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif memberikan pidato singkat sekaligus ucapan duka cita. “Turut berduka cita kepada keluarga Yon. Hari ini bahkan sejak kemarin kita merasakan ada kekuatan dari kecintaan Yon pada lagu dan karya musik yang tidak akan terkubur tapi harus lebih hidup lagi. Kepada pahlawan musik seperti almarhum, kami akan lakukan lebih baik terhadap dunia musik." pesannya.

Emha Ainun Najib atau Cak Nun pun turut menyampaikan pidato singkat mengenai sosok serta perjuangan Yon di dunia musik. “Perkenan saya memohon pada bangsa Indonesia, kepada penikmat musik untuk memperluas cara pandang pada nilai kehidupan sehingga tidak menempatkan Yon dan keluarga tidak pada tempatnya. Kalau mengerti proses, mas Yon dan seluruh keluarganya, seluruh keluarga Koes adalah pahlawan nasional,” ujarnya.

“Mereka berjuang sejak 60-an dan mereka adalah orang yang hidup di hati Anda semua. Yang dinyanyikan Koes adalah isi hati Anda semua. Meski tidak diresmikan pemerintah, tapi kita semua sudah mengakui itu,” tutur Cak Nun seraya menutupnya dengan pembacaan ayat suci Al-Quran.

Pemilik nama asli Koesyono Koeswoyo ini meninggal dunia di usia 77 tahun pada Jumat (5/1), karena menderita sakit komplikasi diabetes.
Gerry Koeswoyo anak pertama Yon menjelaskan ayahnya sempat dirawat selama lima hari di rumah sakit. Namun, Yon meminta untuk dirawat di rumah saja. "Malam tadi sesak napas, tapi enggak mau dibawa ke rumah sakit. Setelah itu bapak bilang ‘Kamu ngapain sih bawa-bawa ke rumah sakit? Udah biarin lah, orang gue udah mau meninggal,’” kata Gerry, Jumat kemarin.

Keputusan menguburkan jenazah Yon bersama dengan almarhum kakaknya diungkapkan Chicha Koeswoyo karena kerinduan Yon pada Tonny semasa hidup. "[Makamnya] ditumpuk sama [makam] Tonny, karena beliau rindu sama kakaknya," ujar Chica.

Makam Tonny dan juga Yon terletak di Blad 33 Blok AA1 TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, berdampingan dengan makam ayah dan ibunya, Raden Koeswoyo dan Rr. Atmini.

Di atas batu nisan Tonny sendiri bertuliskan bait lirik lagu Koes Plus yang berjudul Pagi yang Indah. “Kini ku seorang diri/ Berteman burung kenari/ Kenari penghibur hati/ Bernyanyi setiap hari.” 0 CIO







Berita Terpopuler
Senin, 15 Oktober 2018