Selasa, 09 Januari 2018

Anggota DPRD DKI: Pelatihan OKE OCE Aneh & Asal-asalan

Ist.
Beritabatavia.com -
Pelatihan One Kecamatan One Center Enterpreneur (OKE OCE) menuai kritik dari anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta. Bahkan, pelatihan yang digagas Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno itu dinilai aneh.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Nur Afni Sajim mengatakan, pelatihan OKE OCE terkesan dipaksakan. Rekrutmen pendamping OKE OCE pun terlihat asal-asalan. "Itu asal rekrutmen. Apalagi tadi dikatakan yang memilih lurah. Bagaimana lurah tahu (kompetensi pendamping)," kata Afni di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

Politikus Partai Demokrat ini menilai pelatihan OKE OCE tidak efektif. Sebab, pelatihan hanya diisi cuap-cuap. "Kalau di Dinas Ketenagakerjaan itu ada latihan merakit HP, solder, jahit. Itu masih oke. Ini hanya cuap-cuap. Aneh, sangat aneh," ucap dia.

Ia meyakini pelatihan ini akan lebih menarik bila pendamping dipilih berdasarkan kompetensi. Target untuk menciptakan 200 ribu tenaga usaha pun akan terwujud. "Kalau cuma begitu saja sangat tidak tertarik. Sungguh tidak. Kalau asal-asalan kan sayang, mending uangnya untuk menyediakan loksem atau lokbit untuk mereka," ujar Afni.

Rapat kerja terkait OKE OCE ini dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD DKI Yusriah Dzinnnun. Hadir pula Ketua UMKM DKI Jakarta Irwandi dan suku dinas di lima wilayah. 0 day

Berita Terpopuler
Minggu, 21 Oktober 2018