Kamis, 11 Januari 2018

Kasus Narkoba, Ketua DPD Partai Rakyat Sulsel dan Istrinya Ditahan

Ist.
Beritabatavia.com - Kamir, politisi Partai Rakyat Sulawesi Selatan terjerat kasus narkotika, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polsek Metro Tamansari. Hal itu, setelah dilakukan pemeriksaan selama 3×24 jam dan berdasarkan alat bukti cukup. Sementara istri Kamir, Ani, dan seorang kurir penyupali sabu kepada pasangan suami istri (pasutri) berinisial MI ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Kami nilai sudah cukup alat bukti. Demi proses penyidikan, ketiga tersangka kami tahan,” kata Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Erick Frendiz  di Mapolsek Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (11/1/2018).

Hasil pemeriksaan tes urine dan rambut ketiga tersangka dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Meski begitu, belum bisa dipastikan lama pasutri tersebut telah mengkonsumsi sabu. Dari pengakuan sementara, Ani sudah lebih setahun menggunakan sabu sedangkan Kamir baru setahun atas pengaruh istrinya.

Dalam pemeriksaan Kamir mengaku terpaksa mengkonsumsi sabu mengurangi beban pikiran atas pekerjaan membuatnya stres sebagai seorang politikus. Kedatangan dia ke Jakarta sejak Oktober 2017 untuk proses verifikasi partainya.  “Positif. Barang bukti sabu juga ada dan alat bukti lain seperti CCTV (closed circuit television), dan HP berisi peracakapan perantara dengan pembeli yaitu KM,” kata Erick.

Penangkapan ini sebagai komitmen Polsek Taman Sari untuk memberantas peredaran narkotika di wilayahnya sebagaimana intruksi Kapolsek Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi yang menegaskan untuk memerangi narkoba dengan tidak pandang bulu.

Kamir dan Ani ditangkap anggota Reskrim dan Narkoba Polsek Tamansari disebuah hotel di Kawasan Kebon Kacang, Tanah abang, Jakarta Pusat, Senin, (8/1/2018) malam. Penangkapan Kamir dan Ani berdasarkan pengembangan kasus narkoba adanya informasi peredaran narkoba disalah satu wilayah di Tamansari yang sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap MI di daerah Jalan Hati Suci, Tanah Abang, usai bertransaksi sabu dengan Mr x. Namun, saat dilakukan penangkapan Mr X selaku penjual barang haram tersebut melarikan diri. Dari ponsel MI polisi menemukan percakapan pemesanan sabu yakni Kamir, yang mengaku Ketua DPD salah satu partai di Sulawesi Selatan. 0 erza