Jumat, 12 Januari 2018

Diminta Mahar & Gagal Pilgub, La Nyalla Rencana Gugat Prabowo

Ist.
Beritabatavia.com - La Nyalla Mahmud Matalitti rencana menggugat melalui jalur hukum terkait permintaan uang mahar Rp 40 miliar untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Jawa Timur 2018. La Nyalla geram karena tak diberikan rekomendasi untuk maju oleh Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto. "Saya akan tuntut secara hukum," ujar La Nyalla di kawasan Tebet, Jakarta Selatan,  Jumat (12/1).

Menurut La Nyalla, tak hanya Rp 40 miliar yang diminta Partai Gerindra. Tetapi, terdapat uang senilai Rp 170 miliar yang disebut La Nyalla, diminta oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Supriyanto. Uang itu diminta kepada Tubagus Danil Hidayat, yang merupakan orang dekat, sekaligus Tim Pemenangan La Nyalla di Pilkada Jatim.

"Karena sudah lama tidak direkom-rekom, saudara Danil menelepon (Supriyanto) dan sempat ketemu, dia bilang siapkan 170 miliar akan diserahkan ke Bapak Prabowo langsung, nanti persoalan PAN sudah beres," kata La Nyalla.

La Nyalla melangsungkan pertemuan pada Sabtu (9/12) dengan Prabowo. Saat itu, bertepatan dengan deklarasi pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu sebagai calon Gubernur Jawa Barat. Dia diminta uang Rp 40 miliar untuk membayar saksi di tempat pemungutan suara pada Pilkada Jatim.

"Bapak Prabowo mengatakan, siap uang enggak? saya bilang saya siap, kemudian dia tanya lagi, bisa kapan uang siapkan kapan? saya bilang nanti saja setelah rekom selesai, saya ada pengusaha-pengusaha muslim. Saya sampaikan juga bahwa saya sudah keluar uang Rp 5,9 miliar ke Supriyanto," ujar La Nyalla.

La Nyalla mengaku telah mengeluarkan mahar senilai Rp 5,9 miliar yang diserahkan langsung Supriyanto, serta cek senilai Rp 70 miliar yang dapat dicairkan apabila surat rekomendasi Gerindra sudah terbit.

"Saya sudah kasih keluar uang Rp 5,9 miliar, saya juga sudah buka cek Rp 70 miliar sudah dibawa oleh ajudan saudara Danil sudah diserahkan kepada Hambalang, Hambalang itu siapa saya tidak tahu, pokoknya saya merasa sudah mengeluarkan," ujar La Nyalla.

Diakuinya sudah menyiapkan dokumentasi semua transaksi bentuk rekaman pembicaraan dengan Supriyanto. La Nyalla berjanji membongkar bukti-bukti tersebut dalam waktu dekat dan akan membawanya ke ranah hukum. "Belum apa-apa kita sudah dimintai uang, ya enggak mau lah saya. Saya akan tuntut secara hukum," ujar La Nyalla sambil menambahkan proses hukum diwakili Ketua Progres 98, Faisal Assegaf.

Peengacara Faisal mengatakan, tengah menyiapkan bukti-bukti sebelum melaporkannya ke pihak berwajib. "Tempuh ke jalur hukum. kalau ditemukan fakta-fakta kuat, menyeret sampai ketua umum sampai pembubaran partai silakan saja," ujar Faisal,

Juga, lanjut dia, harus datanya rampung supaya tidak fitnah. Dari kesaksian Danil ini sangat kuat, ada data rekaman, ada video, ada tanda terima, ada sekitar Rp 70 miliar. "Kalau ditemukan Pak Prabowo terindikasi mahar-mahar politik ya sudah lah jangan mimpi ikut 2019, jadi fokus untuk pelihara kuda saja," ujar Faisal. 0 KON