Jumat, 19 Januari 2018

Sosok Edy Rahmayadi Yang Dirindukan Warga Sumut

Ist.
Beritabatavia.com - Sebelum menjabat sebagai Pangdam I Bukit Barisan pada 2015, anak Medan lulusan AKMIL 1985 ini, pernah menjabat komandan Yonif Linud 100/Prajurit Setia yang bermarkas di Namu Sira-Sira, Langkat Sumatera Utara.  Saat menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) priode 2016-2020.
 
Sederat prestasi hingga menduduki sejumlah posisi penting di  korps Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) ditambah pangkat bintang tiga bertengger di pundak, kenyang dengan pengalaman bertugas di berbagai wilayah Indonesia, tak membuat Letjen Edy Rahmayadi lupa kampung halamannya. Sehingga Edy Rahmayadi tak kuasa menolak ketika sejumlah tokoh masyarakat Sumut  memintanya agar bersedia menjadi Gubernur Sumatera Utara. Apalagi, Edy pantang menolak jika untuk kepentingan masyarakat.

Putra almarhum Kapten TNI Rahman Ishaq itupun langsung mengajukan permohonan pensiun dini dari anggota prajurit TNI-AD. Edy Rahmayadi bersyukur, pimpinan tertinggi TNI mengabulkan permohonannya, sekaligus mendukung pencalonan Edy Rahmayadi untuk maju pada Pilgubsu.

Langkah tegap, penuh semangat, Edy Rahmayadi bergegas kembali ke kampung halaman yang sudah lama ditinggal. Purnawirawan Jenderal bintang tiga ini langsung menemui sejumlah tokoh dan komunitas masyarakat Sumut. Seperti gayung bersambut dan semakin indah, enam Partai Politik (Parpol) yaitu Gerindra, Golkar,PKS, Nasdem, PAN dan Hanura  langsung sepakat dan berkomitmen untuk memenangkan pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah di Pilgubsu mendatang.

Parpol pengusung dan masyarakat Sumut menilai, sebagai mantan prajurit yang sarat dengan pengalaman, nilai-nilai Pancasila sudah tertanam di dalam sanubari Edy Rahmayadi. Selama 33 tahun mengabdi di TNI-AD menjaga kedaulatan NKRI mulai dari Sabang sampai Merauke dan bertugas di berbagai daerah konflik, akan menjadi modal utama dalam memimpin Sumatera Utara. Apalagi, Edy Rahmayadi dikenal sebagai perwira tinggi TNI-AD yang tidak memberikan ruang kompromi bagi pihak-pihak yang berupaya mengutak-atik Pancasila dan NKRI.

“Pancasila itu bukan hanya wacana yang cuma bisa dihafalkan, namun Pancasila itu harus kita implementasikan pada kehidupan kita sehari-hari,” kata Edy Rahmayadi, dalam acara diskusi bertema Karakter Kebangsaan di Yayasan Perguruan Sinar Husni Medan, Jumat (19/1).

Lewat diskusi tersebut, Edy Rahmayadi menularkan semangat Pancasila dan wawasan nusantara kepada siswa-siswi dan generasi muda bangsa.

Edy Rahmayadi memaparkan, cara yang paling baik dalam mengamalkan Pancasila dan menegakkan karakter kebangsaan adalah dengan membangun tempat kita berasal. Sudah menjadi tanggung jawab bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk membangun daerahnya. Untuk itu, pelajar sebagai  generasi yang akan menjadi pemimpin di masa mendatang, harus meningkatkan kualitasnya.
 
“Saya berharap kepada anak-anakku untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Kemajuan suatu daerah ditentukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM). Belajar yang  rajin supaya pintar, dan itu tanggungjawabmu untuk membela NKRI,” ujar Edy dalam sambutannya.

Edy Rahmayadi menjelaskan, untuk menumbuhkan Karakter Kebangsaan ada beberap aspek yang dapat di implementasikan yaitu Ketahanan Nasional, Kewaspadaan Nasional, serta Kepemimpinan Nasional. Diskusi dengan materi yang menarik, serta gaya bicara Edy Rahmayadi yang santai,membuat peserta tertarik mengikuti hingga usai.

Ila, seorang pelajar SMA Sinar Husni mengaku, rindu kehadiran sosok seperti Bapak Cagubsu Edy Rahmayadi dalam diskusi bertema Karakter Kebangsaan , karena menambah pengetahun dan menumbuhkan kepedulian.

“Kita jadi bisa lebih peduli lagi, dan lebih tau apa apa aja yang harus kita lakukan sebagai generasi muda untuk mempertahankan NKRI,” ungkap Ila, disela sela diskusi dengan Cagubsu Edy Rahmayadi. Ila mengaku bersemangat mengikuti diskusi ini, karena dapat memicu kita untuk ikut berperan aktif dalam membela negara.

Diakhir diskusi, Edy Rahmayadi berpesan, sebagai wujud dari pengamalan Pancasila, para pelajar dan seluruh generasi muda harus tetap semangat melakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk membangun Sumatera Utara. Edy mengingatkan, cara membela negara bagi pelajar adalah dengan memajukan bangsanya agar terbebas dari serangan-serangan luar.

“Anak-anakku sekalian, tolong dengarkan baik-baik. Kami butuh kalian tuntutlah ilmu dan bangun Sumatera Utara. Kita butuh orang yang dapat bekerja dengan baik,” kata Edy Rahmayadi,sekaligus menutup diskusi. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 17 September 2018
Sabtu, 25 Agustus 2018
Sabtu, 25 Agustus 2018
Senin, 06 Agustus 2018
Jumat, 27 Juli 2018
Rabu, 18 Juli 2018
Rabu, 11 Juli 2018
Jumat, 25 Mei 2018
Selasa, 22 Mei 2018
Senin, 21 Mei 2018
Sabtu, 14 April 2018
Sabtu, 10 Maret 2018