Sabtu, 20 Januari 2018

Polri Evakuasi 14 Anak Penderita Gizi Buruk di Papua

Ist.
Beritabatavia.com - TIM Satgas Terpadu Kemanusian mengevakuasi penderita gizi buruk dan campak yang berjumlah 14 orang dari Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, ke RSUD Agats, Papua. Evakuasi dilakukan dengan kapal milik Satuan Polair Polres Mimika, kemarin.

Tim Satgas Terpadu Kemanu­siaan yang terdiri atas personel kepolisian itu berangkat dari ­Agats, ibu kota Kabupaten As­mat, menuju Distrik Atsj dengan empat personel dan di­bantu seorang motoris alias pengemudi speedboat. “Tim menuju Atsj guna memberikan pengobatan dan memberikan makanan tambahan,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal seperti dilansir laman MediaIndonesia.com, Sabtu (20/01/2018).

Seusai memberikan pengobatan dan makanan tambah­an, pada pukul 08.30 WIT tim memutuskan untuk mengeva­kuasi 14 anak. Sebanyak 11 di antara mereka ialah penderita gizi buruk, 1 anak mengalami patah kaki dan tangan, dan 2 bayi dievakuasi karena keluar­ga mereka terkena campak dan dalam pengobatan.

“Mereka dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Agats, Kabupa­ten Asmat. Sesampainya di Pela­buh­an Agats, mereka disambut Kabiddokkes Polda Papua Kombes Ramon Amiman bersa­ma tim, dan selanjutnya para korban dibawa ke RSUD Agats,” terangnya.

Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, ketika ditemui di studio Metro TV kemarin mengakui penanganan kasus gizi buruk dan upaya pemenuhan hak kesehatan masyarakat di Papua masih terkendala akses sarana dan prasarana.

“Misalnya, di Asmat, di sana airnya payau. Saya harap dapat diselesaikan oleh PU. Juga kami sangat perlu ketersediaan listrik. Bagaimana kita bisa menyimpan vaksin tanpa ke tersediaan listrik,” ujar Nila.

Nila menambakan, meski begitu, selama ini kampanye dan edukasi tentang pola hidup sehat juga terus dilakukan. Salah satunya melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) lintas lembaga. Selain itu, upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan juga terus berupaya dila­kukan. Salah satunya melalui program Nusantara Sehat. 0 MIO







Berita Terpopuler