Senin, 22 Januari 2018

Asia Pasifik Predator League 2018, Malaysia Juara Indonesia Runner Up

Ist.
Beritabatavia.com - Asia Pacific Predator League 2018, pertarungan games tingkat Asia Pasifik yang digelar di Mal Taman Angrek Jakarta, akhirnya dimenangkan tim dari malaysia Geek Fam dan Indonesia meraih runner up. Kejuraan yang selama tiga bulan dan babak finalnya digelar di Indonesia diikuti 8 negara.

Team Geek Fam dari Malaysia dengan pemain Skemberlu, March, ChYuan, Oli dan Playhard meraih 50.000 dolar AS setelah berhasil mencapai posisi pertama setelah mengalahkan BOOM.ID dari Indonesia di final dengan meraih 25.000 dolar AS, dengan Quid Pro Quo dari Filipina mengikuti posisi ketiga meraih 15.000 dolar AS.

Presiden Acer Pan Asia Pacific, Andrew Hou memberikan selama kepada Geek Fam dan berharap kemenangan tersebut dapat menginspirasi generasi muda di Asia agar tetap menekuni dunia games yang kini mengalami perkembangan yang sangat pesat.

“Kami sangat bangga dan bersyukur dapat secara sukses menggelar Asia Pacific Predator League 2018, turnamen eSports kelas dunia terbesar dari Acer di Jakarta. Ini bukanlah akhir dari perjalanan kami, melainkan awal dari tantangan berikutnya." kata Andrew Hou di Jakarta, Minggu (21/1/2018) malam.

Dilanjutkan, kejuaraan serupa untuk tahun 2019, akan memperluas turnamen di 14 negara Asia Pasifik dengan Thailand sebagai tuan rumah Asia Pacific Predator League 2019. Saat ini hanya delapan negara yakni Malaysia, Thailand, Filiphina, Pakistan, India, Hong Kong, Singapura dan tuan rumah Indonesia.

Managing Director Acer Malaysia, Ricky Tan menyambut senang kemenangan yang telah diraih Geek Fam Malaysia di Asia Pacific Predator League 2018 yang pertama. "Saya yakin kemenangan ini akan memberikan inspirasi tidak hanya untuk Geek Fam namun juga bagi banyak penggemar game di Malaysia. Kami percaya bahwa etos game terus meningkat terutama di kalangan generasi muda." Kata Ricky

Acer, sambung dia, akan terus mendukung komunitas game di Malaysia melalui produk serta membina tim dengan potensi menuju bintang internasional. Babak kualifikasi Asia Pacific Predator League 2018 telah berjalan sejak Oktober 2017 dengan antusiasme yang besar dari para gamer yang dibuktikan dengan tingginya jumlah peserta di seluruh negara, yang mencapai sekitar 1.197 tim eSports.

Asia Pacific Predator 2018 menghadirkan game DOTA 2 serta mengumpulkan 8 finalis dari 8 negara yang berpartisipasi. Babak kualifikasi pertama dari Asia Pacific Predator League 2018 dilakukan di masing-masing negara.

Para pemenang melewati babak penyisihan di masing-masing negara kemudian diberangkatkan ke Jakarta untuk bertanding di babak final. "Suatu kehormatan bagi kami untuk dapat menyelenggarakan kompetisi regional berkelas dunia ini di Indonesia dan juga untuk menetapkan standar bagi pelaksanaan Asia Pacific Predator League berikutnya. Melalui Predator League, kami berharap bisa berkontribusi besar terhadap perkembangan industri game.” kata Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia.

Turnamen Acer Predator League 2018 akan berlangsung selama tiga hari mulai dari 19 hingga 21 Januari 2018. Bukan hanya melulu tentang pertandingan eSports, gelaran ini juga menghadirkan berbagai permainan interaktif bagi pengunjung.

Pengunjung bisa menikmati berbagai teknologi terbaru di Acer, seperti Virtual Reality (VR) hingga pengalaman seru mengendarai Predator War Truck. Menariknya, kompetisi DotA 2 ini juga berhasil memecahkan rekor MURI sebagai Tayangan Langsung Permainan Online di Layar LED Terbesar di Asia Tenggara. 0 eeee