Minggu, 04 Februari 2018

ITW: ATPM & Showroom Wajib Miliki Sekolah Mengemudi Gratis

Ist.
Beritabatavia.com - Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak Pemerintah untuk mewajibkan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan show room kendaraan memiliki sekolah atau kursus mengemudi gratis, sebagai bentuk tanggungjawab mewujudkan  keamanan,keselamatan,ketertiban,kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“ Sudah waktunya ATPM dan show room kendaraan diwajibkan  memiliki sekolah mengemudi gratis,” kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan, Minggu (4/1).

Berdasarkan data empiris, kata Edison, kesemrautan dan kemacetan bahkan kecelakaan lalu lintas di sejumlah kota-kota besar khususnya Jakarta, kerap dipicu karena perilaku pengendara yang tidak taat aturan, disusul akibat faktor jalan dan kendaraan.

“Nyaris diseluruh ruas jalan ibukota terlihat perilaku yang sangat membahayakan, dari mulai pelanggaran rambu lalu lintas hingga melawan arus. Lalu lintas kita adalah potret bangsa yang belum beradab,” tegas Edison.

ITW mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus membangun infrastruktur , tetapi lupa membangun kesadaran tertib lalu lintas masyarakatnya. Secanggih apapun infrastruktur dan sehebat apapun teknologinya, bisa menjadi tidak bermanfaat, bahkan potensi menimbulkan masalah, apabila masyarakatnya tidak memiliki kesadaran dan ketaatan pada aturan.

Menurut Edison, sekolah atau kursus mengemudi gratis sangat efektif untuk merestorasi kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat. Lewat sekolah mengemudi gratis yang dimiliki ATPM dan showroom kendaraan, akan lahir sumber daya manusia yang berkualitas, yang kemudian dijadikan sebagai  pelopor-pelopor keselamatan berlalu lintas.

ITW berharap pemerintah segera meminta Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk mengkordinir agar setiap ATPM dan showroom diwajibkan memiliki sekolah atau kursus mengemudi gratis.

“Mengikuti pelatihan tentang keselamatan lalu lintas serta kemampuan menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya, menjadi persyaratan untuk membeli kendaraan,” ujar Edison Siahaan.

Lebih lanjut Edison menjelaskan, semua pihak khususnya ATPM harus bertanggungjawab untuk meningkatkan kesadaran dan  kemampuan serta keterampilan sebelum menjalankan aktivitas dan menggunakan kendaraan di jalan raya.

Pemerintah harus memastikan bahwa setiap pengguna kendaraan di jalan raya sudah memiliki keterampilan , kepekaan dan kepedulian terhadap keselamatan diri pengemudi sendiri maupun orang lain sebagai sesama pengguna jalan.

“Pelatihan di sekolah atau kursus mengemudi gratis, menjadi awal dari proses untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM),” kata Edison. O Iki