Senin, 05 Februari 2018

Luis Milla Ingin Van der Velden Dinaturalisasi

Ist.
Beritabatavia.com -
Penampilan impresif pemain asing Bali United, Nick van der Velden, mencuri hati pelatih timnas Indonesia, Luis Milla. Nakhoda tim Merah-putih tersebut ingin pemain asal Belanda tersebut dinaturalisasi.

Milla menyaksikan secara langsung babak perempat final Piala Presiden 2018 di Stadion Mahanan, Solo, Sabtu (3/2/2018), yang mempertemukan Bali United dan Madura United. Aksi pemain yang kerap disapa VdV tersebut membuat Milla terpana dan ingin dia bisa masuk skuad timnas.

Milla menyampaikan hal tersebut saat usai VdV menjadi penentu kemenangan Bali United dalam babak adu penalti. "Coach Luis Milla sempat bertanya kepada Exco PSSI, Pieter Tanuri, yang juga owner Bali United, bahwa bisa tidak Van der Velden dinaturalisasi," kata Widodo Cahyono Putro.

"Memang timnas Indonesia butuh pemain bertipe seperti VdV yang kuat dalam membawa bola dan bisa mengatur irama permainan," kata Widodo.

Pengalaman membuat mentalitas VdV tak diragukan dalam menghadapi situasi apapun di lapangan. Pada partai babak delapan besar Piala Presiden 2018, VdV memang bermain di posisi yang berbeda dari biasanya.

VdV, yang biasa bermain di lini depan, diplot sebagai gelandang jangkar dengan tugas untuk menjemput dan mengalirkan bola. Menurut Hans-Peter Schaller, yang merupakan asisten Widodo, peran VdV mampu membantu skuad Serdadu Tridatu untuk menguasai bola sepanjang laga.

"Van der Velden bisa bermain di beberapa posisi berbeda. Dia biasa bermain di lini serang bahkan dia juga bisa berperan sebagai pemain bertahan," ujar Hans-Peter, pada sesi jumpa pers pasca pertandingan, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/2/2018). "Mungkin dia adalah alasan di mana kami bisa memperoleh penguasaan bola sepanjang pertandingan," imbuhnya menjelaskan.

Hans-Peter, yang ditunjuk sebagai pelatih Bali United pada Piala Presiden 2018, menerangkan bahwa kehadiran pemain berusia 36 tahun ini semakin memperkaya pilihan tim pelatih lantaran dia bisa bermain di sejumlah posisi.

Selain itu, mantan asisten Alfred Riedl saat menukangi timnas Indonesia ini menyebut bahwa pemain berpaspor Belanda itu memiliki visi bagus. "Dia memiliki kemampuan untuk membaca permainan," tutup Hans-Peter. 0 kmc