Selasa, 06 Februari 2018

Kereta Bandara Soetta Dihentikan Sementara Akibat Longsor

Ist.
Beritabatavia.com - Operator kereta cepat bandara Soekarno-Hatta, PT Railink, menghentikan sementara operasi kereta bandara akibat underpass Jalan Perimeter Selatan, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, longsor. "Selasa Hari ini untuk sementara belum bisa beroperasi, nanti bila ada perkembangan, kami akan buka," kata Humas PT Railink Diah Suryandari, Selasa (6/2).

Penghentian operasional kereta bandara ini, kata Diah, demi keamanan penumpang. "Sampai saat proses evakuasi selesai dan jalur dinyatakan aman untuk dilalui. Akan kami informasikan kembali secepatnya apabila sudah terdapat kabar lebih lanjut," kata dia.

Dinding underpass di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soetta longsor, Senin (6/2) sekitar pukul 18.10 WIB. Longsor membuat akses jalan bagi pengguna kendaraan terputus.

Underpass yang longsor itu merupakan perlintasan kereta api Bandara Soetta yang pengerjaannya dilakukan PT Waskita. Underpass tersebut mulai digunakan sejak November 2017, dan dibuat sebagai akses jalan kendaraan mobil dan motor di jalan perimeter.

Longsor juga menimbun sebuah mobil Honda Brio. Dua orang wanita pengendara dan penumpang itu baru dapat dievakuasi pagi ini, setelah terjebak lebih dari 10 jam.

KRL Commuterline Normal

Vice Presiden Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia Eva Chairunisa mengatakan, air yang merendam sejumlah jalur kereta api dan DIpo KRL Commuter Line tidak memengaruhi perjalanan KRL hari ini. "KRL pagi ini diseluruh rute KRL berlangsung normal," kata dia.

Pengguna jasa KRL Commuter Line tidak perlu khawatir apabila akan menggunakan KRL sebagai sarana transportasi untuk beraktivitas.
Namun, Eva tetap menghimbau kepada para penumpang kereta tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan, terutama saat akan naik dan turun KRL karena kondisi hujan. "Jangan memaksakan diri apabila KRL telah padat penumpang dan menunggu KRL selanjutnya," kata dia. 0 CIO