Senin, 12 Februari 2018

Menteri Susi: Pencurian Ikan Harus Terus Diperangi

Ist.
Beritabatavia.com -
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan penangkapan kapal ikan KM Sunrise Glory yang membawa sabu-sabu di perairan Indonesia menunjukkan langkah untuk memerangi pencurian ikan sudah tepat. Bahkan KM Sunrise Glory menggunakan surat izin palsu dan tanda tangannya juga memalsukan nama dirjen yang sudah tidak bertugas lagi.

"Pencurian ikan harus terus diperangi karena aktivitas itu ditumpangi kejahatan lainnya, seperti narkoba," kata Menteri Susi dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Menurut Susi, bahkan ada kapal yang tertangkap melakukan penangkapan ikan secara ilegal ternyata juga dalam muatannya membawa pula sejumlah binatang langka yang statusnya dilindungi.

Untuk itu, ujar dia, kejahatan pencurian ikan tidak hanya sebatas komoditas perikanan tetapi juga berpotensi dibarengi tindak kejahatan lainnyan yang bersifat transnasional atau antarnegara.

Di sisi lain, penertiban kapal asing yang mengeruk ikan Indonesia belum dapat dimanfaatkan pengusaha lokal. Susi beranggapan pengusaha lokal belum memulai menggantikan peran kapal asing. Menteri Susi pun mempertanyakan keseriusan industri perikanan dalam meningkatkan pendapatannya. "Apa harus kapal asing lagi?" tanyanya kepada peserta forum bisnis.

Susi bilang, saat ini industri perikanan dunia sedang tumbuh. Hal itu diungkapkan dengan melihat menurunnya pasokan ikan dunia. Peluang tersebut harus dimanfaatkan oleh industri perikanan di Indonesia.

Peluang itu bisa dilihat dari peningkatan ekspor perikanan. Susi bilang, nilai ekspor perikanan Indonesia ke depan dapat mencapai angka US$ 9 miliar sampai US$ 10 miliar dalam satu tahun, tidak lagi sebesar US$ 4,5 miliar seperti realiasi di 2017.

Dilanjutkan, jika tugas pemerintah hanya sebagai pembuat aturan. Maka mandat pengelolaan sektor industri perikanan berada di tangan para nelayan dan pelaku lokal. "Kami terus mendorong para pelaku usaha di sektor perikanan dalam negeri agar memanfaatkan sumber daya maritim Indonesia yang luar biasa," sarannya. 0 DAY