Rabu, 14 Februari 2018

Bupati Subang Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Ist.
Beritabatavia.com -
Bupati Subang Imas Aryuminingsih terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Imas merupakan calon petahana di ajang Pilkada Subang, Jawa Barat. KPK juga mengamankan uang ratusan juta rupiah dan mengamankan 7 orang lainnya.

"Ada sekitar ratusan juta rupiah sejauh ini. Diduga dari pembicaraan awal miliaran rupiah, juga total yang diamankan sebanyak 8 orang termasuk sang Bupati," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (14/2/2018).

Tujuh pihak lain yang turut ditangkap, lanjut dia, berasal dari swasta serta dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang yang diduga terlibat. "Dari identifikasi awal, transaksi diduga terkait dengan kewenangan perizinan," kata dia.

Menurut dia, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status Politikus Partai Golkar itu. Kini, Imas Aryumningsih dan tujuh pihak lainnya telah dibawa ke Gedung KPK Jakarta Selatan untuk melakukan pemeriksaan. "Mengacu ke KUHAP, KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk penentuan status pihak-pihak yang diamankan tersebut," jelas Febri.

Sementara Berdasarkan data dalam laman infopemilu.kpu.go.id, Imas kembali maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Kolonel TNI (purn) Sutarno berkat dukungan dari Golkar dan PKB. Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan mengonfirmasi hal tersebut. "Iya betul dan memenuhi syarat," kata Wahyu melalui pesan singkat, Rabu (14/2).

Imas-Sutarno telah ditetapkan sebagai pasangan calon yang memenuhi syarat oleh KPUD setempat Senin lalu (12/2). Di samping itu, dia pun telah mendapat nomor urut 2. Dia akan berkompetisi melawan pasangan Dedi Junaedi-Budi Setiadi dan Ruhimat-Agus Masykur Rosyadi memperebutkan kursi pimpinan daerah Kabupaten Subang.

Akibat terjaring OTT KPK, Imas berpotensi gagal beradu gagasan pada masa kampanye yang akan dimulai 15 Februai hingga 23 Juni mendatang. Imas merupakan politikus Golkar yang pernah maju sebagai bupati Subang berpasangan dengan artis kawakan, Primus Yustisio medio 2008 lalu. Kala itu, Imas gagal.

Tak patah arang, Imas kembali maju di pilkada Kabupaten Subang pada 2013 sebagai calon wakil bupati mendampingi Ojang Sohandi. Imas sempat menduduki kursi Pelaksana Tugas Bupati Subang karena Ojang harus lengser akibat kasus korupsi BPJS Subang tahun 2014.

Imas adalah petahana ketiga yang terjaring operasi senyap KPK di awal 2018. Sebelumnya, KPK juga menangkap Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Sabtu 3 Februari 2018. Nyono yang juga bertarung dalam Pilbup Jombang kini ditetapkan sebagai tersangka suap perizinan dan pengurusan penempatan jabatan di lingkungan Pemkab Jombang.

Selain itu, ada pula Bupati Ngada Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Sae yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Ngada. Marianus yang ikut dalam Pilbup Ngada 2018 itu ditangap Tim KPK pada Minggu, 11 Februari 2018. 0 NIZ







Berita Terpopuler