Rabu, 14 Februari 2018

Pemain Film Pintu Terlarang Ditangkap Terkait Barang Terlarang

Ist.
Beritabatavia.com - Selebriti Tanah Air kembali terjerat barang terlarang, narkoba. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap Fachri Albar terkait kepemilikan barang haram tersebut. Bahkan putra penyanyi rock legendaris Achmad Albar itu sudah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan narkoba.

“Betul, pagi hari ini tim Satgas Polres Jaksel menangkap satu tersangka bernama Fachri Albar di rumahnya di Cirendeu Tangerang Selatan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto saat ditemui di Kompleks PTIK, Rabu (14/2).

Dalam penangkapan itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu paket sabu,dumolid, dan lintingan ganja. Hanya saja Kapolres Mardiaz belum bisa mengungkapkan secara pasti jumlah barang bukti yang disita karena polisi masih memeriksa rumahnya untuk pengembangan.

Saat ini, sambung Kapolres, Fachri Albar tengah diperiksa secara intensif di
Mapolres Metro Jakarta Selatan. Pemeriksaan itu untuk mengetahui darimana membeli narkoba, siapa pengedarnya, beli dimana, karena polisi ingin membongkar secara tuntas terkait kepemilikan narkoba bagi selebriti muda. 

“Nanti siang kita akan rilis secara lengkap sehingga publik tahu,” ucap dia.

Untuk kedua kalinya, bintang film Pengabdian Setan ini terjerat kasus narkoba. Suami dari Renata Kusmanto diketahui pernah berususan dengan pihak kepolisian pada tahun 2007 karena kasus narkoba. Saat itu polisi menemukan kokain di kamar pria berusia 36 tahun ini.

Hal ini terungkap setelah sang ayah, Ahmad Albar, ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam jaringan narkotika. Bahkan Fachri sempat masuk dalam daftar DPO polisi sebelum akhirnya ia menyerahkan diri ke Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan ditemani oleh tantenya, Camelia Malik dan pengacara Sandy Arifin.

Saat itu menurut pihak kepolisian, kokain yang dimiliki oleh pemain film “Pintu Terlarang” ini diduga berasal dari sindikat Brazil. Namun setelah menjalani pemeriksaan secara intensif, dari hasil tes urine, Fachri tidak terbukti mengonsumsi narkoba.  Fachri pun dilepas. Sedangkan, Ahmad Albar harus mendekam di balik jeruji besi setelah divonis delapan bulan penjara.0 DAY