Kamis, 15 Februari 2018

Asyik, Selingkuhan Donald Trump Dibayar Rp1,7 Miliar

Ist.
Beritabatavia.com -

Amerika Serikat (AS) kembali geger. Michael Cohen, pengacara pribadi Presiden AS Donald Trump mengaku membayar US$13.000, atau sekitar Rp1,7 miliar kepada seorang aktris porno, yang sebelumnya mengatakan menjalin perselingkuhan dengan Trump.

Dalam keterangannya kepada New York Times, Cohen mengatakan uang sebesar itu adalah uang pribadinya dan pengeluaran itu tidak diganti oleh Trump. Berbagai media AS melaporkan, pembayaran kepada bintang film porno dilakukan sebulan sebelum pemilihan presiden tahun 2016. Pembayaran diberikan kepada aktris itu agar bersedia menandatangani kesepatan untuk tidak mengungkap dugaan perselingkungan.

Sebelumnya Cohen mengatakan bahwa Trump menepis tudingan ia menjalin hubungan dengan aktris porno yang dikenal dengan nama panggung Stormy Daniels.

Cohen mengatakan baik Organisasi Trump maupun tim kampanye Trump tak terlibat dalam transaksi. "Baik Organisasi Trump maupun tim kampanye Trump tidak terlibat dalam transaksi dengan Clifford (Stephanie Gregory Clifford, nama sebenarnya), dan mereka juga tidak mengganti uang pembayaran itu baik langsung maupun tidak langsung," kata Cohen kepadaNew York Times seperti dikutip dari BBC, Kamis (15/2).

Hal yang sama, lanjutnya, telah pula ia sampaikan kepada Komisi Pemilihan Federal setelah sebuah badan pengawas mengajukan komplain tentang pembayaran itu. "Pembayaran kepada Clifford sah, dan bukan sumbangan kampanye atau pengeluaran kampanye oleh siapa pun," tegas Cohen. Kendati demikian, ia menolak mengatakan apakah Trump secara pribadi mengetahui persoalan itu.

Dalam wawancara dengan majalah InTouch tahun 2011, aktris itu membeberkan bahwa ia menjalin hubungan seksual dengan Donald Trump tahun 2006, tak lama setelah Melania Trump melahirkan putra pasangan itu, Barron.

Laporan-laporan kembali muncul pada bulan Januari ketika Wall Street Journal melaporkan bahwa aktris itu dibayar untuk meneken perjanjian tidak akan mempublikasikan dugaan hubungan tersebut menjelang pemilihan presiden pada tahun 2016.

Ketika itu, Clifford diyakini sedang membicarakan kemungkinan ia membeberkan hubungan dengan Trump dalam acara televisi. Pada 30 Januari, juru bicara Stormy Daniels mengeluarkan pernyataan atas namanya yang berisi bantahan pernah menjalin hubungan gelap dengan Trump.

Namun banyak orang -- termasuk sang aktris sendiri -- menyatakan bahwa tanda tangan yang terlampir pada surat bantahan itu tidak sesuai dengan tanda tangan yang dilampirkan pada pernyataan sebelumnya.

Bantahan itu dirilis oleh Cohen pada tanggal 10 Januari. Sejak saat itu Daniels tampil beberapa kali di televisi dan klub-klub tari telanjang, tetapi tetap bungkam jika ditanya tentang Trump. 0 BBC

Berita Terpopuler